4 pengakuan Inara Rusli di podcast Denny Sumargo, dampak polemik dengan Insan dan Mawa diungkap

Posted on

caristyle.co.id Sosok selebgram Inara Rusli jadi sorotan publik sebulan belakangan.

Ini dipicu polemik asmaranya bersama pengusaha Insanul Fahmi.

Mengaku tak mengetahui status pernikahan Insan, Inara nekat menerima ajakan sang pengusaha untuk menikah siri.

Keputusan itu berujung polemik setelah istri sah Insan, Wardatina Mawa membongkar hubungan suaminya dengan Inara.

Ia tak terima dimadu dan melaporkan Insan dan Inara atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

Tengah jadi sorotan, Inara kini muncul mengungkap kondisinya di podcast Youtube milik aktor Denny Sumargo.

Berikut sederet pengakuan Inara tentang polemik yang kini menyeretnya.

1. Sesalkan keputusan Mawa viralkan masalah rumah tangga

Di hadapan Denny Sumargo, Inara mengaku awalnya ingin menyelesaikan persoalan tersebut bertiga bersama Insan dan Mawa.

Namun keinginan itu tak tercapai usai Mawa memviralkan masalah rumah tangganya ke media sosial.

“Kan kita maunya nyelesaiin ini bertiga nih. Kenapa jadi ramai orang semua jadi tahu, maksudnya gimana posisi aku coba?” ucap Inara sambil menangis, dikutip dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Jumat (9/1/2026).

2. Komunikasi ditutup

Inara Rusli sempat dibuat kebingungan karena komunikasi dengan Mawa berujung buntu.

Ia mengaku media sosialnya di block oleh istri sah Insan.

“Aku mau ngomong langsung lewat mana coba? Lewat DM kayak gitu respons-nya,” ujar Inara Rusli.

“Mau ketemu enggak bisa, sampai hari ini aku enggak bisa ketemu,” imbuhnya.

3. Ungkap penyesalan dan permintaan maaf

Banjir hujatan karena dianggap netizen sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Insan dan Mawa, Inara Rusli mengaku menyesal.

“Enggak usah disuruh. Aku juga mau ngomong, mau sampaikan bahwa aku juga ngerasa menyesal,” kata Inara Rusli.

Tak berhenti sampai di situ, ibu tiga orang anak itu juga mengakui bahwa dirinya telah bersalah dan ingin meminta maaf ke Mawa.

“Aku juga ngerasa salah, aku juga mau minta maaf,” ujarnya.

4. Jadi sorotan, profil media sosial Inara dikunjungi 420 juta kali

Imbas polemiknya dengan Insan dan Mawa, Inara merasakan betul kehidupannya jadi sorotan publik.

Situasi tersebut makin menjadi setelah Mawa menyebut menjadikan rekaman CCTV Insan dan Inara sebagai barang bukti laporannya ke Polisi.

Di tengah kondisi itu, Inara menyebut, profil media sosialnya sampai dilihat 420 juta kali.

“Kenapa harus melibatkan semua orang bahkan se-Indonesia Raya bahkan sampai ke luar negeri sampai profil aku divisit 420 juta orang,” tandasnya.

Ajakan Damai Ditolak

Kasus yang melibatkan Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli dipastikan masih akan terus bergulir ke tahap selanjutnya. Hal ini menyusul sikap tegas dari pihak kuasa hukum Mawa yang secara resmi menolak upaya Restorative Justice (RJ) atau perdamaian yang diajukan oleh Insanul dan Inara.

Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh kuasa hukum Mawa, Althur Napitupulu, saat ditemui awak media di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat (9/1/2026). 

Dalam keterangannya, Althur mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi internal dengan Mawa dan keluarga sebelum akhirnya mengambil sikap tegas terkait permohonan RJ tersebut.

“Terkait dengan Restorative Justice, memang kita sudah berbicara dengan Mawa dan juga keluarga. Nah, terkait dengan hal tersebut, memang pada prinsipnya kita menolak adanya Restorative Justice tersebut,” ujar Althur Napitupulu di kawasan Tomang, Jakarta Barat dikutip dari Grid.id, Jumat (9/1/2026).

Tak hanya sebatas pernyataan lisan, Althur menegaskan bahwa pihaknya juga telah mengirimkan surat resmi kepada penyidik sebagai bentuk tanggapan atas pengajuan RJ dari Insanul dan Inara.

“Dan pada hari ini kita sudah mengirimkan surat tanggapan berupa penolakan terhadap RJ yang diajukan oleh saudara IF (Insanul) dan saudari IR (Inara),” lanjutnya.

Dengan adanya penolakan tersebut, proses hukum yang tengah berjalan dipastikan tidak akan berhenti di tengah jalan. Saat ditanya apakah hal ini berarti kasus akan segera masuk ke tahap gelar perkara, Althur membenarkannya.

“Iya, kita harapkan dengan adanya surat tanggapan dan surat dari kami kuasa hukum Mawa, proses penyidikan ini segera dijalankan,” tuturnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasan penolakan RJ, Althur mengaku tidak bisa membeberkan secara rinci. Menurutnya, terdapat pertimbangan internal yang menjadi dasar keputusan tersebut.

“Ada pertimbangan-pertimbangan internal yang tidak bisa disampaikan,” ungkapnya.

Namun, Althur mengatakan bahwa isu poligami yang sempat mencuat menjadi salah satu alasan penolakan RJ.

“Salah satunya seperti itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Inara sempat mengungkapkan ke publik bahwa dirinya siap menjadi istri kedua Insanul atau mengajukan isbat nikah sebagai solusi. Hal ini pun memicu pertanyaan soal kemungkinan rujuk atau penyelesaian secara kekeluargaan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Mawa melalui kuasa hukumnya menegaskan sikap kliennya tidak berubah. Rekan kuasa hukum Mawa, Dharma Praja Pratama, menegaskan bahwa Mawa tetap pada keputusannya untuk mengakhiri rumah tangga.

“Ya, kalau pada intinya Mawa tetap akan bercerai. Hanya waktunya memang masih belum dipastikan kapannya, karena memang masih menjalani di proses di Polda ini,” jelas Dharma.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *