
caristyle.co.id Kabar duka datang dari dunia hiburan dan media sosial. Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) korban yang mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci rapat sejak sore hari.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih memaparkan kronologi lengkap detik-detik penemuan Lula Lahfah.
Reza Arap, Fuji, hingga Dara Arafah Datangi Rumah Duka Selebgram Lula Lahfah
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kamar 25 BN, Lantai 25, Apartemen Essence, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Saksi pertama, Asiah, yang merupakan ART korban, mulai merasa khawatir karena Lula tak kunjung keluar kamar.
Kekhawatiran Asiah bukan tanpa alasan. Ia mengetahui bahwa majikannya itu sedang dalam kondisi kurang sehat dan baru saja berobat pada malam sebelumnya.
Detik-detik Pintu Kamar Didobrak
Sekitar pukul 18.00 WIB, Asiah bersama empat orang dari pihak manajemen apartemen akhirnya membuka paksa pintu kamar tersebut. Saat pintu terbuka, mereka menemukan Lula dalam posisi terlentang di atas kasur.
Kondisi Lula saat ditemukan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Tubuhnya terbalut selimut, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.
Barcelona Gelar Pemilihan Presiden di Tengah Kontroversi
“Setelah saksi masuk beserta pihak Manajemen sekitar 4 orang, ternyata almarhum sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwana kebiruan, dan cek denyut nadi, detak jantung udah tidak berjalan / bergerak,” jelasnya dikutip, Sabtu (24/1).
ART itu kemudian menghubungi Cindy Azzahra Putri, yang merupakan asisten pribadi korban. Saat kejadian ia diketahui tengah menjaga bazar baju milik Lula di kawasan Fatmawati sejak pagi hari.
Cindy kemudian mendatangi apartemen korban dan mendapati kondisi Lula yang sudah tidak bernyawa.
Dokter pribadi korban, dr. Rizki Nirwandhi Putra, juga sempat hadir di lokasi pada pukul 19.23 WIB untuk melakukan pengecekan awal sebelum jenazah dievakuasi. Disana juga ditemukan adanya obat milik Lula.
Proses identifikasi selesai dilakukan pada pukul 20.20 WIB oleh tim Identifikasi pimpinan Ipda Soleh. Selanjutnya, tepat pada pukul 21.20 WIB, jenazah Lula Lahfah dibawa ke RS Fatmawati menggunakan mobil ambulans untuk keperluan visum lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan sejumlah barang bukti medis di dalam kamar.
“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” ungkap Murodih.



