Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp177 triliun dialokasikan untuk kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.
Deputi Gubernur BI Ricky P Gozali mengatakan nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu, seiring penguatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta konsumsi rumah tangga.
1. Kebutuhan akan meningkat 
Ricky mengatakan kebutuhan sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai, juga diperkirakan meningkat selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2026.
“Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode Idul Fitri, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (14/2/2026).
2. Kebutuhan sistem pembayran tunai dan non tunai diprediksi naik
BI memperkirakan kebutuhan sistem pembayaran, baik tunai maupun non tunai, akan meningkat selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 dan turut menopang pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Untuk memastikan kelancaran distribusi uang, BI menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 bersinergi dengan perbankan dan mitra kerja. Ricky juga mengapresiasi dukungan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) serta seluruh mitra yang terlibat.
3. Penukaran uang wajib melalui aplikasi PINTAR
Ia menjelaskan Bank Indonesia menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran uang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Dengan batas maksimal penukaran Rp5,3 juta per paket per orang.
Layanan tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia. Kanal penukaran meliputi kas keliling, kantor bank umum, dan layanan penukaran terpadu di lokasi strategis. Pemesanan wajib melalui Aplikasi PINTAR untuk memilih jadwal dan lokasi.
Khusus DKI Jakarta, penukaran terpadu digelar 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.
-
Tahap I kuota: Pulau Jawa (13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB) dan luar Pulau Jawa (14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB).
-
Tahap II kuota: Pulau Jawa (26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB) dan luar Pulau Jawa (27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB).
BI Ungkap Alasan Situs Penukaran Uang Kerap Eror Thomas Djiwandono Bungkam Usai Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI Pegawai BI Datangi Lokasi Penemuan Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi



