
Andrew Mountbatten-Windsor ditangkap kepolisian Inggris, pada Kamis (19/02), karena dicurigai melanggar hukum saat memangku jabatan publik.
Penangkapan ini terjadi persis pada hari ulang tahun sang mantan pangeran yang ke-66.
Ia ditangkap di Sandringham, Norfolk, tempat ia tinggal sejak diminta meninggalkan rumah besarnya di Windsor, Royal Lodge. Sejumlah polisi disebut menggeledah dua lokasi itu.
Mantan pangeran Andrew menghadapi banyak tuduhan terkait hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan pelecehan seksual asal AS, Jeffrey Epstein.
Akan tetapi, penangkapan Andrew disebut tidak terkait dengan tuduhan pelanggaran seksual.
Menurut Kepolisian Thames Valley, mereka sedang meninjau pengaduan atas dugaan pertukaran dokumen rahasia oleh sang mantan pangeran—saat dia menjadi utusan perdagangan Kerajaan Bersatu (UK)—dengan Epstein.
Andrew Mountbatten-Windsor sebelumnya membantah terlibat dalam pelanggaran apa pun terkait Epstein.
Meskipun demikian, dia belum menanggapi BBC untuk memberikan tanggapan atas tuduhan spesifik terkait dengan dirilisnya jutaan berkas Epstein pada Januari 2026.
Raja Charles III mengatakan ia “mengetahui dan prihatin” tentang penangkapan Andrew dan menambahkan bahwa “hukum harus ditegakkan”.
Siapa Jeffrey Epstein dan apa hubungannya dengan Andrew?
Epstein adalah seorang manajer dana lindung nilai para miliarder. Dia meninggal pada 2019 saat mendekam di penjara atas tuduhan perdagangan seks dan konspirasi. Pemeriksa medis di New York menyatakan bahwa kematiannya disebabkan bunuh diri.
Pada 2005, orang tua seorang gadis berusia 14 tahun memberitahu kepolisian Florida di AS bahwa Epstein telah melecehkan putri mereka di rumahnya di Palm Beach. Penyelidikan polisi menemukan foto-foto para gadis di rumahnya.
Epstein dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dan dibebaskan dengan masa percobaan setelah 13 bulan.
Pada Juli 2019, Epstein ditangkap di New York, setelah kembali dari Paris dengan pesawat jet pribadinya.
Pada Agustus di tahun yang sama, dia ditemukan tewas di selnya di Lembaga Pemasyarakatan Metropolitan New York, tempat ia ditahan sembari menunggu persidangan federal.
Saat itu, Epstein dituduh membayar gadis-gadis di bawah usia 18 tahun untuk melakukan tindakan seksual di beberapa rumah mewahnya di Manhattan dan Florida antara tahun 2002 dan 2005.
Namun, dia membantah kejahatan itu dan mengaku tidak bersalah atas tuduhan terhadapnya.

Sementara itu, Andrew mengatakan dalam program Newsnight BBC pada 2019, bahwa dia telah memutuskan semua kontak dengan mantan temannya itu pada Desember 2010, setelah mereka bertemu di Central Park, New York.
Akan tetapi, belakangan muncul surat elektronik yang menunjukkan bahwa Andrew diam-diam menghubungi Epstein beberapa bulan kemudian dan berjanji akan “segera bertemu lagi”.
Baca juga:
- Mantan Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, dilepaskan setelah ditahan Kepolisian Inggris
- Andrew kehilangan gelar ‘pangeran’ UK akibat skandal seks
- Pangeran Andrew melepas gelar Duke of York – Mengapa dan apa artinya?
Ada juga informasi baru tentang persahabatan antara mantan istri Andrew, Sarah Ferguson, dan Epstein.
Lembaga amal Ferguson, Sarah’s Trust, mengumumkan akan tutup “untuk waktu yang tidak ditentukan” setelah surat elektronik lainnya muncul dan menunjukkan bahwa dia telah berhubungan dengan Epstein saat pria itu dibui karena kasus meminta layanan seks dari anak di bawah umur.
Bagaimana Pangeran Andrew menjadi Tuan Windsor?
Raja Charles III mencabut gelar kebangsawanan Andrew yakni “pangeran” pada Oktober 2025.
Saat itu, Istana Buckingham mengatakan “perhatian dan simpati terdalam Raja kepada para korban dan penyintas dari segala bentuk kekerasan atau pelecehan, dan dukungan itu akan terus diberikan”.
Andrew juga melepas gelarnya yang lain, termasuk Duke of York, pada awal Oktober 2025, setelah otobiografi mendiang Virginia Giuffre berjudul Nobody’s Girl kembali memuat tuduhan bahwa ia melakukan pelecehan seksual terhadapnya sebanyak tiga kali saat masih remaja.
Tapi, Andrew selalu membantah tuduhan tersebut.
Menanggapi pernyataan Istana, keluarga Giuffre mengatakan mendiang telah “menjatuhkan seorang pangeran Inggris dengan kebenaran dan keberaniannya yang luar biasa”.
Adapun Virginia Giuffre meninggal karena bunuh diri pada awal tahun ini.
Di mana Andrew tinggal?
Pada 2003, Andrew menandatangani perjanjian sewa untuk Royal Lodge—sebuah rumah mewah berisi 30 kamar.
Kediaman itu terdaftar sebagai Bangunan Bersejarah Kelas II di Windsor Great Park, dekat Kastil Windsor.

Pada Februari 2026, ia pindah ke tempat tinggal pribadi yang dibiayai oleh Raja, di kawasan Sandringham Estate.
Mengapa Andrew masih berada di garis suksesi takhta?
Andrew tetap berada di urutan ke-8 dalam garis suksesi takhta—diikuti oleh putri-putrinya: Putri Beatrice urutan kesembilan dan Putri Eugenie urutan ke-12.
Panduan dari Perpustakaan House of Commons menunjukkan bahwa aturan tersebut sebenarnya bisa diubah melalui undang-undang yang disahkan oleh Parlemen.
Hal seperti ini pernah terjadi sebelumnya. Undang-Undang 1701 membuat Pangeran Michael dari Kent dicoret dari garis suksesi takhta ketika ia menikahi seorang perempuan Katolik pada 1978.
Namun, 37 tahun kemudian ia dimasukkan kembali ke dalam garis suksesi setelah disahkannya Undang-Undang Suksesi Mahkota. Sekarang ia berada di urutan ke-53 sebagai pewaris takhta.

Hanya saja, untuk mencoret Andrew juga diperlukan persetujuan dari 14 negara lain yang dipimpin oleh Raja Charles, yaitu:
- Antigua dan Barbuda
- Australia
- Bahama
- Belize
- Kanada
- Grenada
- Jamaika
- Selandia Baru
- Papua Nugini
- Saint Kitts dan Nevis
- Saint Lucia
- Saint Vincent dan Grenadines
- Kepulauan Solomon
- Tuvalu
Tuduhan apa yang diajukan Virginia Giuffre terhadap Andrew?
Dalam kasus perdata pada 2021 di AS, Virginia menuduh Andrew melakukan pelecehan seksual terhadapnya.
Pada dokumen pengadilan, dia mengatakan telah menjadi korban perdagangan seks dan pelecehan oleh Jeffrey Epstein sejak berusia 16 tahun,
Dia juga mengaku “dipinjamkan” kepada pria-pria berpengaruh lainnya seperti Andrew, yang telah melakukan pelecehan seksual pada tiga kesempatan terpisah sebelum dirinya berusia 18 tahun.


Andrew secara konsisten membantah tudingan Virginia dan berkata dalam program Newsnight BBC bahwa dia tidak ingat pernah bertemu dengan Virginia.
Kedua pihak disebut mencapai kesepakatan di luar pengadilan pada 2022. Andrew mesti membayar Virginia sejumlah uang yang tidak diungkapkan, dan tanpa mengakui kesalahan.
Apa isi buku Virginia Giuffre?
Dalam buku otobiografi mendiang berjudul Nobody’s Girl, Virginia mengatakan dia takut akan “mati sebagai budak seks” di tangan Epstein dan lingkarannya.
Di antara lingkaran kejahatan itu juga terdapat mantan pacar Epstein, Ghislaine Maxwell, yang saat ini menjalani hukuman penjara selama 20 tahun karena perdagangan seks anak.
Beberapa dekade kemudian, Virginia mengingat betapa takutnya dia pada Epstein dan Maxwell. Sebagian besar isi buku itu sangat mengerikan untuk dibaca, sebab Virginia merinci soal pelecehan seksual sadis Epstein, yang menyebabkannya “sangat kesakitan sehingga saya berdoa agar saya tak sadarkan diri”.
Apa isi buku Virginia Giuffre tentang Andrew?
Pada Maret 2001, Maxwell diduga membangunkannya dan mengatakan kepadanya bahwa ini adalah “hari yang istimewa” dan “seperti Cinderella” dia akan bertemu dengan “pangeran tampan”, tulis Virginia.
Virginia menceritakan bahwa Maxwell meminta Andrew yang kala itu berusia 41 tahun untuk menebak umur Virginia.
Ia “menebak dengan benar, 17”, ucap Virginia, sembari menambahkan: “Putri-putri saya (Putri Beatrice dan Putri Eugenie) sedikit lebih muda dari kamu.”
Malam itu, ia, Epstein, dan Maxwell pergi ke klub malam Tramp di London bersama Andrew, yang tampak basah karena berkeringat,” tulis Virginia.
Kemudian, saat mereka berempat sedang dalam perjalanan kembali ke rumah Maxwell, perempuan itu diduga mengatakan kepadanya: “Ketika kita sampai di rumah, kamu harus melakukan itu untuknya seperti apa yang kamu lakukan kepada Jeffrey.”
“Ia terlihat ramah, tetapi masih merasa sangat berhak — seakan-akan ia menganggap berhubungan seks dengan saya adalah haknya sebagai bangsawan,” tulis Virginia.
Keesokan paginya, Maxwell berbicara dengan teman kerajaannya itu setelah dia berkata kepada saya, ‘Kamu melakukannya dengan baik. Pangeran menikmatinya’.”

Sementara itu, Virginia “tidak merasa begitu baik,” tulisnya seraya menambahkan: “Tak lama kemudian, Epstein akan memberi saya US$15.000 untuk melayani pria yang disebut tabloid sebagai ‘Randy Andy’ — uang yang sangat banyak.”
Sekitar sebulan kemudian, katanya, dia berhubungan seks dengan Andrew untuk kedua kalinya di rumah Epstein di New York.

Kejadian ketiga yang diduga terjadi di pulau pribadi Epstein, sebagai bagian dari apa yang digambarkan Virginia sebagai “pesta seks”.
“Epstein, Andy, dan sekitar delapan gadis muda lainnya dan saya berhubungan seks bersama,” tulisnya.
“Gadis-gadis lainnya tampaknya semua berusia di bawah 18 tahun dan tidak lancar berbahasa Inggris.”
“Epstein menertawakan bagaimana mereka tidak bisa berkomunikasi dengan baik, dan mengatakan bahwa mereka adalah gadis-gadis yang paling gampang diajak bergaul.”

Merujuk pada penyelesaian di luar pengadilan tahun 2022, Virginia menulis: “Saya setuju untuk tidak berbicara selama satu tahun. Itu tampaknya penting bagi sang pangeran karena memastikan perayaan Platinum Jubilee ibunya tidak semakin tercoreng.”
Seorang sumber di Istana Buckingham mengatakan kepada BBC bahwa para pejabat kerajaan menyadari penerbitan buku itu bisa berarti “akan ada lebih banyak hari yang menyakitkan ke depan.”
Apa yang dikatakan Andrew dalam wawancaranya di BBC Newsnight?
Andrew menggunakan wawancara dengan BBC Newsnight pada 2019 untuk membantah tudingan bahwa dia telah berhubungan seks dengan Virginia dan mengklaim ia membawa Putri Beatrice ke restoran Pizza Express pada malam yang dimaksudkan dalam buku itu.
Ia juga berkeras bahwa dia bukanlah pria yang digambarkan Virginia sebagai “pria basah yang berkeringat”.
“Saya tidak berkeringat saat itu, karena saya mengalami apa yang saya sebut sebagai overdosis adrenalin ketika Perang Falkland di mana saya ditembak,” ucap Andrew kepada Newsnight.
“Hampir tidak mungkin bagi saya untuk berkeringat.”
Namun, surat kabar kemudian menerbitkan foto-foto yang diambil pada periode yang sama yang menunjukkan Andrew tampak berkeringat.
Apa lagi yang sedang diselidiki polisi Inggris?
Kepolisian Metropolitan London “secara aktif menyelidiki” sebuah laporan surat kabar yang menyebutkan Andrew meminta seorang petugas yang ditempatkan sebagai pengawalnya “untuk mencari informasi negatif” tentang Virginia pada 2011.
Laporan yang dimuat Mail on Sunday, mengatakan Andrew memberikan tanggal lahir dan nomor Jaminan Sosial AS kepada pengawalnya untuk mencoba mengungkap apakah Virginia memiliki catatan kriminal atau informasi lain yang bisa merugikannya.
Pada saat itu, sumber-sumber kerajaan mengatakan tuduhan terhadap Andrew ditangani dengan “keprihatinan yang sangat besar dan harus diperiksa dengan cara yang tepat hingga tuntas”.
Andrew kemudian berhenti menjadi anggota keluarga kerajaan pada 2019 dan karenanya Istana Buckingham tidak bertanggung jawab atas dirinya dalam beberapa tahun terakhir.
Dari mana asal usul nama keluarga Mountbatten-Windsor?
Nama keluarga Mountbatten-Windsor merupakan gabungan nama keluarga mendiang Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip.
Dibuat pada 1960 untuk keturunan mereka, nama ini digunakan oleh Andrew untuk mendaftarkan pernikahannya dengan Sarah Ferguson.
Pada 1917, saat Perang Dunia Pertama, Raja George V takut terhadap sentimen anti-Jerman di Inggris. Dia lalu mengubah nama keluarganya dari Saxe-Coburg dan Gotha yang berasal dari Jerman menjadi Windsor, sesuai nama kastil.
Sementara itu, dari pihak ayah Andrew, neneknya, Putri Alice dari Battenberg, juga mengubah nama keluarganya menjadi Mountbatten.
Apa lagi yang memengaruhi kejatuhan Andrew?
Dokumen rahasia mengungkapkan hubungan Andrew dengan seorang mata-mata China diduga terungkap pada April 2025, setelah BBC dan media lain mendesak pengadilan untuk merilisnya.
Dokumen-dokumen tersebut mengungkapkan bagaimana Andrew percaya bahwa dia bisa menyelamatkan posisinya dengan mengejar peluang bisnis di China dengan bantuan pengusaha China, Yang Tengbo.
Upaya itu disebut oleh mantan penasihatnya, Dominic Hampshire, dianggap sebagai “satu-satunya harapan” Andrew setelah wawancaranya di BBC Newsnight pada 2019.
Dokumen tersebut juga mengungkapkan secara rinci “saluran komunikasi” Andrew dengan Presiden China, Xi Jinping, termasuk mengirimkan surat ulang tahun, dan bagaimana dinas keamanan Inggris, MI5, turun tangan untuk memperingatkannya agar tidak melakukan kontak apa pun dengan Yang Tengbo.

Pernyataan dari Dominic Hampshire juga mengungkap:
- Hubungan Andrew dengan Yang Tengbo dibahas dalam dua pertemuan dengan Dominic dan Raja, di mana Andrew diselundupkan ke Kastil Windsor untuk menghindari perhatian pers.
- Ketegangan di antara para pembantu Andrew menyebabkan sekretaris pribadinya dikeluarkan dari beberapa pertemuan mengenai rencana bisnisnya.
Andrew mengatakan bahwa dia telah “menghentikan semua kontak” dengan Yang Tengbo setelah menerima nasihat dari pemerintah. Semua pertemuan dilakukan “melalui saluran resmi” dan “tidak ada hal yang bersifat sensitif”.
Yang Tengbo mengatakan penyebutan dirinya sebagai mata-mata “sama sekali tidak benar”.

- Skandal perdagangan seks anak Jeffrey Epstein: Siapa saja nama tokoh yang disebut di dokumen persidangan yang baru-baru ini dirilis?
- Perempuan yang tuduh Pangeran Andrew berhubungan seks dengannya minta dukungan publik Inggris
- Dari Trump, Elon Musk hingga Bill Gates – Adakah orang Indonesia dalam dokumen Epstein terbaru?



