caristyle.co.id – , TEHERAN – Serangan Israel telah menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan di Iran selatan. Korban jiwa dilaporkan terus bertambah.
Kantor berita Iran, IRNA melaporkan, serangan Israel yang menargetkan sekolah perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, telah menyebabkan sedikitnya 57 siswa tewas dan 60 lainnya luka-luka.
Gubernur provinsi Minab, Mohammad Radmehr, mengkonfirmasi kepada IRNA pada hari Sabtu bahwa sekolah Shajareye Tayabeh telah diserang secara langsung dan sejumlah siswanya syahid.
Radmehr juga mengatakan, 53 siswa masih tertimbun reruntuhan. Dia mengatakan operasi penyelamatan dan bantuan sedang dilakukan di sekolah tersebut, dan menambahkan bahwa situasi keamanan di kota itu terkendali.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan tindakan agresi bersama terhadap Iran pada Sabtu pagi. Angkatan Bersenjata Iran kemudian melancarkan serangan balasan besar-besaran, menargetkan wilayah pendudukan Israel dan pangkalan militer Amerika di seluruh wilayah dengan rudal balistik dan drone.
Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan terhadap Iran, dengan ledakan terdengar dan terlihat di seluruh Teheran pada Sabtu pagi. Beberapa rudal menghantam University Street dan daerah Jomhouri di Teheran, kantor berita Fars melaporkan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran bertujuan untuk menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran. Pemerintah Iran dinilai membahayakan rakyat Amerika.
“Belum lama ini, militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” katanya. Tel Aviv menggambarkan operasi militer itu sebagai serangan pendahuluan terhadap Iran.
Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa ledakan juga terjadi di wilayah Seyyed Khandan di utara Teheran. Media Iran lainnya mengutip serangan di seluruh negeri, termasuk di provinsi Ilam bagian barat. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengklaim Israel melancarkan serangan rudal untuk “menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel”.
Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada Aljazirah bahwa serangan itu dilakukan sebagai operasi militer gabungan antara Israel dan Amerika. Negara itu telah mengumpulkan armada besar jet tempur dan kapal perang di wilayah tersebut untuk mencoba menekan Iran agar membuat kesepakatan mengenai program nuklirnya.
Amerika Serikat telah mengerahkan kapal induk, jet tempur, kapal perusak berpeluru kendali, dan kemampuan lainnya ke Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir.



