caristyle.co.id JAKARTA. PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) melaporkan kinerja keuangan yang solid selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Melansir laporannya di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2025), LABS membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 11,96 miliar, melesat 113,11% secara tahunan (YoY) dari capaian setahun sebelumnya Rp 5,61 miliar. Sejalan dengan itu,…
Author: admin
Overtourism di Eropa: Untung Turis, Sengsara Warga Lokal?
Dubrovnik, kota tua di Kroasia, sangat populer berkat rute pelayaran dan serial Game of Thrones. Sayangnya, popularitas ekstrem ini memicu krisis: dengan rasio 27 turis untuk 1 penduduk, kota ini menjadi salah satu yang terpadat di Eropa, menyebabkan warga lokal kehilangan kualitas hidup.
Harga CPO Naik: Emiten Sawit Untung, Ini Rekomendasi Sahamnya!
caristyle.co.id JAKARTA. Kinerja emiten perkebunan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) diproyeksikan masih akan bertumbuh hingga akhir tahun. Hal ini ditopang oleh harga CPO yang masih berada dalam tren penguatan. Analis Indo Premier Sekuritas Halima Yefany & Aurelia Barus mencermati, harga CPO akan tetap tinggi pada tahun fiskal 2025-2027. “Kenaikan harga CPO didukung oleh dinamika penawaran-permintaan yang lebih baik ke depan,”…
IMAS Cetak Rekor! Laba Indomobil Melonjak 216% di Kuartal III 2025
caristyle.co.id JAKARTA. Emiten otomotif Grup Salim, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) mencatatkan pertumbuhan kinerja apik sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Melansir laporan keuangannya, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih IMAS naik tajam 216,06% secara year on year (yoy) menjadi Rp 257,60 miliar per kuartal III-2025, dari periode yang sama sebelumnya Rp 81,50 miliar. Kenaikan laba…
BUMN Karya Terpuruk? Intip Prospek Kinerja Emiten Konstruksi Ini!
caristyle.co.id JAKARTA. Kinerja emiten BUMN karya masih tertekan dan menderita di sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Kinerja keuangan mereka anjlok dan perolehan nilai kontrak pun lesu. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), semisal, mencetak rugi bersih Rp 3,17 triliun per September 2025, naik 5,74% dari rugi bersih sebesar Rp 3 triliun per September 2024. Pendapatan usaha WSKT juga turun 22,08% menjadi Rp 5,28 triliun per kuartal III 2025…
Beby Prisilia Negatif Narkoba, Admin Fuji Terlibat Penggelapan Dana?
Hasil urine istri Onadio Leonardo, Beby Prisilia, negatif menjadi salah satu berita populer yang menyita perhatian pada Sabtu (1/11). #kumparanHITS #newsupdate
WIKA Rugi Rp3,21 Triliun: Efek Whoosh di Balik Kerugian Wijaya Karya?
caristyle.co.id JAKARTA. Rugi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) naik sepanjang periode Januari-September 2025. Melansir laporan keuangan, WIKA mengantongi rugi bersih Rp 3,21 triliun per kuartal III 2025. Ini bahkan berbanding terbalik dari laba bersih Rp 741,43 miliar pada kuartal III tahun lalu. Pendapatan bersih tercatat Rp 9,09 triliun per September 2025, turun 27,54% dari Rp 12,54 triliun pada periode sama tahun 2024. Secara rinci,…
TNI AD Garap Ribuan Hektare Lahan: Ketahanan Pangan MBG Terjamin!
Jakarta, IDN Times – TNI Angkatan Darat (AD) ikut berkontribusi terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu caranya dengan menyiapkan ribuan hektare lahan untuk memperkuat pasokan bahan pangan bagi banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah di Tanah Air. Sebab, lantaran munculny…
Wijaya Karya Gagal Bayar Sukuk? WIKA Tunda Pembayaran!
caristyle.co.id JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berencana menunda pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 senilai Rp281,81 miliar. Melansir keterbukaan informasi tanggal 31 Oktober 2025, surat utang tersebut diterbitkan pada 3 November 2022 dan terdiri dari tiga seri. Sukuk Seri A berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi pada 3 November 2022, dalam jumlah sebesar Rp109,32 miliar….
Rekomendasi Saham 3 November: IHSG Bergantung Data Ekonomi!
caristyle.co.id JAKARTA. Sepekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 1,3%. Di akhir perdagangannya kemarin, Jumat (31/10/2025), indeks ditutup melemah 0,25% ke 8.163. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, merinci koreksi IHSG dalam sepekan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti musim rilis kinerja keuangan emiten dan harga emas dunia yang melemah. Hal ini berdampak pada pergerakan emiten berbasis emas di…










