Biaya dana turun, BI turunkan suku bunga dasar kredit pada Desember 2025

Posted on

caristyle.co.id JAKARTA. Bank Indonesia menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) secara agregat menjadi 9,06% per Desember 2025 atau sebesar lima basis poin dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya biaya dana perbankan.

Dikutip dari data BI, berkurangnya biaya dana didorong oleh likuiditas perbankan yang semakin membaik. Adapun penurunan SBDK ini terjadi di tengah pertumbuhan kredit perbankan sebesar 9,6% (yoy) pada Desember 2025. Kredit perbankan per Januari 2026 juga tercatat tumbuh sebesar 10,2% (yoy).

BI menyebut adanya tren positif dalam pertumbuhan kredit sebagai bukti dari penurunan SBDK karena likuiditas perbankan yang semakin solid. 

OJK Masih Dalami Pemeriksaan Terkait Dugaan Tindakan Kekerasan Debt Collector MTF

Jika berdasarkan kelompok bank, penurunan SBDK dikontribusi oleh kelompok bank BUMN dan kelompok Bank Umum Swasta Nasional (BUSN). SBDK BUMN turun sebesar 7 bps menjadi 9,40%, sedangkan BUSN turun sebesar 6 bps menjadi 8,59%.

Di sisi lain, kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD) mengalami kenaikan SBDK sebesar 15 bps menjadi 9,96% dan kelompok Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) meningkat 2 bps menjadi 4,99%.

Perbedaan perubahan SBDK antara kelompok-kelompok bank tersebut terjadi karena adanya kondisi risiko kredit serta respons penanganan yang berbeda-beda.

BI juga mencatat biaya dana per Desember 2025 turun sebesar 3,35% secara bulanan. Ini mencerminkan meredanya tekanan pendanaan yang dibarengi dengan menurunnya persaingan suku bunga antar bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *