Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan solidaritasnya kepada para demonstran yang beraksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat malam, 29 Agustus 2024. Menariknya, ia hadir di tengah kerumunan massa dengan wajah yang telah diolesi pasta gigi, sebuah upaya pencegahan terhadap efek gas air mata yang terus ditembakkan aparat.
Di tengah kawalan ajudan dan TNI, Dedi Mulyadi tampak aktif mendekati para pengunjuk rasa untuk mencoba berdialog dan memahami tuntutan mereka. Kehadirannya menjadi sorotan, mengingat situasi yang cukup tegang di lokasi demonstrasi.
Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat sendiri telah dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Salah satu pemicu utama demonstrasi ini adalah insiden seorang pengemudi ojek online yang terlindas mobil rantis saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2024. Kejadian tersebut memicu kemarahan dan solidaritas dari berbagai kalangan, termasuk para demonstran di Jawa Barat.
Hingga pukul 22.00 WIB, massa aksi masih bertahan di depan Gedung DPRD Jawa Barat, menunjukkan tekad mereka untuk menyampaikan aspirasi. Sementara itu, penembakan gas air mata oleh aparat keamanan masih terus berlanjut, menambah ketegangan situasi di lokasi.