
caristyle.co.id – JAKARTA. Anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), yakni PT GTS Internasional Tbk (GTSI), melakukan perubahan susunan direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Efektif setelah RUPSLB, Ari Askhara mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama GTSI setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama HUMI.
Ari menyampaikan, perubahan manajemen di GTSI merupakan bagian dari langkah konsolidasi untuk memperkuat posisi perseroan dalam ekosistem grup.
Perang AS-Israel vs Iran Berkobar, Begini Dampaknya ke Harga Minyak dan Emas
“Konsolidasi ini guna memastikan bahwa GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, seiring upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).
Manajemen menyebut calon direksi baru telah melalui evaluasi kompetensi dan memenuhi ketentuan serta regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Seluruh persyaratan formal sebagai pengurus perusahaan terbuka juga telah dipenuhi.
GTSI Chart by TradingView
Direktur Utama GTSI yang baru, Yon Irawan menegaskan, perubahan manajemen tidak akan memengaruhi stabilitas operasional perusahaan.
“Seluruh proyek, kontrak, dan aktivitas bisnis tetap berjalan normal sesuai rencana. Sebagai anak usaha, kami berkomitmen untuk mendukung penuh strategi pengembangan HUMI baik dari sisi operasional, komersial maupun tata kelola,” ujar Yon.
Penjualan Salim Ivomas Pratama (SIMP) Naik 32% ke Rp 21,06 Triliun di 2025
Menurut manajemen, langkah ini diharapkan memperkuat fundamental usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi investor dan pemangku kepentingan.
Adapun susunan pengurus baru GTSI adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama: Rudi Satwiko
- Komisaris Independen: Suharno
- Direktur Utama: Yon Irawan
- Direktur: Asty Winasty



