IHSG berpeluang terkoreksi terbatas pada Senin (19/1), simak proyeksi sahamnya

Posted on

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak melemah terbatas pada perdagangan Senin (19/1/2026), di tengah kombinasi sentimen domestik dan global yang masih membayangi pergerakan pasar.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG cenderung rawan terkoreksi pada awal pekan seiring meningkatnya sensitivitas pasar terhadap rilis data ekonomi utama.

Herditya memproyeksikan IHSG pada hari Senin berada dalam rentang support 8.908 dan resistance 9.150. Menurutnya, pergerakan indeks akan dipengaruhi empat sentimen utama. “Pertama, rilis data makro ekonomi Tiongkok yang bisa memberikan arah pada pasar Asia.

Kedua, hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan suku bunga sehingga pasar cenderung wait and see,” jelasnya kepada Kontan, Kamis (15/1/2026).

Cek Rekomendasi Saham Sektor Perbankan untuk Senin (19/1)

Sentimen ketiga datang dari pergerakan nilai tukar rupiah dan fluktuasi komoditas dunia yang masih berpotensi menambah tekanan. Sementara sentimen keempat berasal dari rilis data makro Amerika Serikat, yang kerap meningkatkan volatilitas karena pasar global masih sensitif terhadap arah kebijakan The Fed.

“Kombinasi faktor tersebut membuat IHSG cenderung bergerak terbatas, dengan peluang tekanan jangka pendek,” ujar Herditya.

Untuk strategi saham, Herditya menilai sejumlah emiten masih layak dicermati di tengah potensi konsolidasi indeks. Ia merekomendasikan CTRA pada area Rp960-Rp975, ITMG di kisaran Rp22.475-Rp22.675, serta RAJA pada area Rp6.975-Rp7.500 yang berpotensi mendapatkan momentum dari pergerakan komoditas. Menurutnya, ketiga saham tersebut memiliki struktur teknikal yang cukup mendukung untuk short-term trading selama indeks tidak menembus area support krusial.

Menanti Kesepakatan Tarif, Begini Proyeksi Rupiah Senin (19/1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *