Laba bersih di Januari 2026 stagnan, saham Bank Mega (MEGA) auto reject 24,77%

Posted on

caristyle.co.id  JAKARTA. Laba bersih PT Bank Mega Tbk (MEGA) pada awal tahun 2026 cenderung stagnan. Per Januari 2026, emiten berkode saham MEGA ini membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 209,14 miliar. Angka ini tidak banyak bergerak dari periode sama tahun 2025 yang mencatat Rp 209,49 miliar. 

Namun, pendapatan bunga bersih yang dikantongi bank milik Chairul Tanjung ini naik 7,34% secara tahunan menjadi Rp 451,16 miliar dari periode sama sebesar Rp 420,28 miliar. 

Pendapatan komisi, provisi, fee dan administrasi Bank Mega per Januari 2026 tumbuh lebih besar yakni 29,77% secara tahunan menjadi Rp 143,49 miliar. 

Bank Mega (MEGA) Bagi Saham Bonus 1:1, Terbitkan 11,74 Miliar Saham

Sayangnya, MEGA mencatatkan kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) lebih besar yakni 62,9% pada Januari 2026 sebesar Rp 43,69 miliar dari Rp 26,82 miliar pada Januari 2025.  Akibatnya laba operasional MEGA justru turun sebesar 1,16% secara tahunan menajdi Rp 253,73 miliar. 

Penyaluran kredit MEGA juga turun 1,56% secara tahunan menjadi Rp 63,5 triliun. Sementara nilai aset Bank Mega naik 1,01% secara tahunan menjadi Rp 133,76 triliun. 

Senin (23/2/2026) harga saham MEGA ditutup auto reject atas 24,77% di level Rp 4.130 per saham. Di saat sama MEGA berencana untuk membagi saham bonus pada April 2026. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *