Seekor macan tutul yang sebelumnya dievakuasi dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin (25/8), kabur dari kandang karantina Lembang Park & Zoo. Kejadian ini memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan tim gabungan dari petugas Lembang Zoo, TNI, dan Polri, dibantu anjing pelacak K9 dan drone thermal.
Kronologi kejadian bermula dari penemuan macan tutul di gudang Kantor Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, pada Selasa (26/8) pukul 07.00 WIB. Pekerja bangunan yang menemukannya langsung melaporkan kejadian tersebut. Macan tutul itu diduga berasal dari hutan di sekitar kantor desa. Upaya evakuasi pun dilakukan. Petugas BPBD Kuningan, dibantu TNI, Polri, dan Pemadam Kebakaran, berusaha mengurung macan di ruangan tersebut pukul 08.30 WIB, namun gagal. Akhirnya, tim berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk membius hewan tersebut. Pukul 14.17 WIB, macan tutul berhasil dibius menggunakan sumpitan dan dievakuasi ke Lembang Park & Zoo.
Setelah menjalani perawatan dan masa karantina di Lembang Park & Zoo sebagai persiapan pelepasliaran ke Taman Nasional Gunung Ciremai, kejadian tak terduga terjadi pada Kamis (28/8). Sekitar pukul 04.00 WIB, macan tutul masih terpantau kamera pengawas. Namun, pukul 06.00 WIB, hewan tersebut berhasil meloloskan diri dari kandang dengan menjebol atap. Menurut Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan, hal ini diduga disebabkan oleh stres. “Dugaan awal, macan berputar dulu di sekitar sini lalu keluar ke area pemukiman. Namun sifat dasarnya, macan cenderung menghindari manusia,” jelas Miftah.
Pencarian macan tutul pun segera dilakukan dengan radius 1 kilometer dari lokasi kejadian. Tiga tim dikerahkan, masing-masing terdiri dari dokter hewan, penembak bius, dan tim pendukung. Anjing pelacak dan drone thermal juga dikerahkan untuk membantu pencarian. Siang harinya, pukul 15.00 WIB, Lembang Park & Zoo menggelar jumpa pers bersama BKSDA, Kepolisian, dan TNI, mengimbau warga untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat macan tutul tersebut, sembari memastikan pencarian terus dilakukan.