Ringkasan Berita:
- Di balik hasil laga Persib Bandung vs Persija yang berakhir untuk kemenangan Pangeran Biru dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026) sore tadi.
- Nyatanya, ada noda yang mewarnai hasil laga tersebut.
- Gelandang Persib sekaligus Timnas Indonesia, Thom Haye membagikan curhatan lewat story instagram pribadinya.
- Salah satu poin curhatan yang disampaikan Thom Haye ialah mengenai ancaman teror yang mengarah ke keluarganya.
caristyle.co.id – Sebuah noda mewarnai kemenangan Persib Bandung sesaat setelah mengalahkan Persija Jakarta, Minggu (11/1/2026). Thom Haye mendapatkan ancaman serius di media sosial pribadinya.
Tepat dalam laga tajuk pekan ke-17 Super League, duel klasik antara Persib vs Persija telah digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Persib selaku tuan rumah berhak keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Persija dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persib dalam laga ini dicetak Beckham Putra pada menit kelima.
Setelah gol cepat diciptakan kubu tuan rumah, permainan kedua tim kian intens dan saling jual beli serangan.
Apes bagi Persija, di tengah perjuangan mereka mencari gol penyeimbang, tim Macan Kemayoran justru harus bermain 10 pemain pada awal babak kedua.
Pelanggaran fatal yang dilakukan Bruno Tubarao saat menginjak kaki Beckham Putra, membuat wasit tak segan memberinya kartu merah.
Kartu merah tersebut pun memaksa Persija bermain dengan kondisi 10 pemain, dalam keadaan tertinggal 1-0.
Di sisa waktu yang ada, Persib gagal memanfaatkan keunggulan pemain untuk mencetak gol.
Sementara, Persija juga kewalahan mengimbangi permainan Persib yang lebih unggul jumlah personel.
Hingga akhirnya, laga Persib vs Persija pada pertemuan pertama musim ini berakhir untuk kemenangan tuan rumah.
Gol tunggal yang dicetak Beckham Putra pada menit kelima, menjadi pembeda skor laga yakni 1-0.

Bagi Persib, kemenangan terasa krusial karena membuat mereka menyegel status juara paruh musim Super League.
Tiga poin melawan Persija membantu Persib mengkudeta posisi Borneo FC yang sebelumnya berada di puncak.
Kini, Persib berhak mengambil alih posisi terdepan di jalur perburuan gelar juara, dengan raihan 38 poin dari 17 laga.
Persib unggul satu angka dari Borneo FC yang membayangi posisi mereka di urutan kedua dengan 37 angka.
Sementara itu, Persija harus rela tertahan di peringkat ketiga dengan 35 poin, dan gagal mengambil alih puncak.
Ancaman Serius Mengarah ke Thom Haye
Hanya saja, kemenangan Persib atas rival abadinya itu, ternodai oleh momen ancaman yang didapat pemain bintang mereka, Thom Haye.
Gelandang Timnas Indonesia itu diketahui mendapat ancaman yang negatif lewat media sosial pribadinya.
Lewat story Instagram pribadinya, Thom Haye pun membagikan curhatannya setelah membantu Persib mengalahkan Persija di kandang timnya sendiri.
Awalnya, Thom Haye mengaku senang dengan raihan kemenangan yang didapat Persib atas Persija.
Tak lupa, pemain naturalisasi itu juga memuji fanatisme Bobotoh yang melengkapi kemenangan Persib.
Thom Haye pun juga melihat prospek luar biasa sepak bola Indonesia yang dianggapnya punya potensi untuk terus berkembang.
“Kami memenangkan derbi hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh,” tulis Thom Haye.
“Saya sungguh percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi, semangat dan atmosfernya sangat istimewa,” tambahnya.
Namun, Thom Haye turut menyesalkan perilaku negatif yang diperlihatkan beberapa pihak yang ia anggap menodai kemenangan Persib.
Termasuk pemain yang berada di atas lapangan, yang dianggapnya harus bisa lebih bijak dalam menerima keputusan wasit.
Thom Haye pun berharap ada peningkatan kesadaran akan rasa hormat yang dimiliki sesama pesepakbola profesional ketika bermain di atas lapangan.
“Di saat yang sama saya merasa sedih, sangat disayangkan bahwa terlalu banyak laga yang disertai perilaku yang tidak hormat dan pelanggaran yang tidak perlu,” sesal Thom Haye.
“Sangat menyedihkan melihat pemain lain ikut berkontribusi dan merusak kualitas permainan,”
“Yang gila adalah jika anda menyuarakan pendapat, mereka justru ingin bertengkar lebih hebat,”
“Rasa hormat sangat penting untuk berkembangnya olahraga ini,” tukasnya.
Terakhir, Thom Haye menyesalkan oknum yang berani bertindak di luar batas, dengan memberikan ancaman kematian kepada keluarganya.
Thom Haye pun menegaskan sepak bola tidak bisa dikotori hal negatif semacam itu.
“Dan satu hal terakhir, sebagai seorang profesional, saya bisa menerima banyak hal, tapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan harapan kematian dan pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti,” kecewa Thom Haye.
“Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,”
“Mari kita bangun lingkungan sepak bola yang lebih baik bersama-sama pemain, penggemar demi masa depan sepak bola Indonesia,” tutupnya.
Berbagai ancaman alias teror yang mengintai Thom Haye itu pun membuat jagat dunia media sosial, memberikan dukungan kepada pemain Timnas Indonesia tersebut.
Hal itu bisa dilihat dari berbagai hashtag #StandWithHaye yang bergema setelah Thom Haye membagikan curahan hatinya di media sosial pribadinya.
Hal sama tentu diharapkan tidak akan terjadi lagi pada momen-momen mendatang, karena sepak bola seharusnya mengajarkan makna fairplay bagi siapapun tim yang bertanding, entah yang kalah maupun menang.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)



