caristyle.co.id

caristyle.co.id Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada Jumat (13/2/2026) dan berada di jalur mencatat kinerja mingguan terburuk sejak November 2025. Aksi jual di saham teknologi menutupi sentimen positif dari data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan. Melansir Reuters pada pukul 10.22 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 67,89 poin atau 0,14% ke 49.384,09. Indeks S&P 500 terkoreksi 3,79 poin atau 0,06% ke 6.828,97,…

caristyle.co.id NEW YORK. Pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS), cenderung datar pada perdagangan Jumat (13/2/2026), seiring pelaku pasar mencermati data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan. Data tersebut menjaga harapan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) tetap terbuka, meski tekanan dari sektor komunikasi membatasi penguatan indeks. Pada awal perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,03% ke level…

caristyle.co.id JAKARTA. Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 9,73% di level Rp 620 per saham pada Jumat (13/2/2026). Kenaikan ini membuat harga saham DEWA naik 31,36% dalam lima hari. Harga penutupan Jumat juga menjadi level tertinggi selama sepekan. Kenaikan harga saham ini sejalan dengan aksi beli kembali alias buyback saham yang dilakukan oleh manajemen DEWA. Emiten yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan penggalian ini…

Ringkasan Berita: Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kabar dirinya ditunjuk menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto. Jokowi menegaskan tidak ingin menjabat dan memilih tetap tinggal di Solo karena sudah bukan pejabat pemerintahan. Ia mengaku sudah menyampaikan langsung kepada Prabowo bahwa dirinya ingin fokus di Solo dan enggan berkomentar lebih jauh. Laporan Wartawan caristyle.co.id Andreas Chris Febrianto…

caristyle.co.id JAKARTA. Kendati mengalami kerugian bersih pada 2025, kinerja keuangan PT XLSMART Telecom Indonesia Tbk (EXCL) diperkirakan akan tumbuh lebih baik memasuki tahun 2026. Sebagaimana diketahui, pendapatan EXCL mengalami kenaikan 23,44% year on year (yoy) menjadi Rp 42,45 triliun pada akhir 2025. Di sisi lain, EXCL mencatatkan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,43 triliun pada 2025, padahal tahun…