
Panglima Militer Iran Mayor Jenderal Amir Hatami menyatakan kesiapan mereka menghadapi jika terjadi perang. Amir bahkan menyebut kesiapan mereka sudah matang, belajar dari perang dengan Israel pada 2025 lalu.
“Pengalaman yang unik dan khusus bagi angkatan bersenjata Iran”, kata Amir dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim dilansir Al Jazeera, Rabu (14/1).
Menurutnya, tidak ada negara lain yang pernah berhadapan dengan Israel—yang ia sebut sebagai “rezim yang dipersenjatai teknologi serta dukungan Barat”.
Israel diketahui menghancurkan pusat-pusat permukiman di Iran. Mereka kemudian membalas serangan itu dan merusak sejumlah lokasi di wilayah Israel. Amerika Serikat juga melancarkan serangan terhadap tiga lokasi militer di Iran.
Hatami menegaskan, “Persiapan yang dilakukan selama enam bulan terakhir setelah perang 12 hari yang dipaksakan itu sepenuhnya memadai” untuk menghadapi ancaman yang dilontarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan saat ini ia tengah mempertimbangkan opsi “sangat keras” untuk menghukum Iran atas apa yang ia sebut sebagai tindakan represif brutal terhadap para demonstran.



