
PT Pegadaian berencana menghadirkan mesin ATM emas di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah nasabah menarik emas fisik dari saldo tabungan emas digital yang dimiliki melalui aplikasi milik perusahaan.
Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu mengatakan, penyebaran ATM emas bertujuan memberikan kepastian kepada nasabah bahwa emas yang mereka tabung secara digital benar-benar memiliki bentuk fisik.
“Kami sudah merencanakan untuk di-deploy di seluruh Indonesia. Masih dalam tahap rencana. Tujuannya apa? Membuktikan bahwa saldo teman-teman itu fisiknya real,” kata Yos dalam talkshow PT Rintis bertajuk Cerdas Investasi, Finansial Pasti di Pegadaian Tower, Jakarta, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, melalui mesin ATM emas tersebut, nasabah nanti dapat mengambil emas fisik dari saldo tabungan emas digital yang dimiliki di aplikasi Tring.
Baca juga:
- Bank Danamon (BDMN) Bakal Rombak Pengurus, Nobuya Kawasaki Jadi Dirut Baru?
- Santri dan Abdi Dalam Tidak Termasuk PRT dalam RUU PPRT
- Berbuka di Istana, Prabowo Duduk Semeja dengan Pimpinan Muhammadiyah, PBNU, MUI
ATM Emas Pegadaian ke depan dapat digunakan untuk transaksi pembelian dan pencetakan emas batangan sesuai nominal saldo emas yang dimiliki nasabah.
Yos juga memastikan emas yang dijual Pegadaian merupakan emas murni dengan kadar 24 karat. Ia menegaskan, setiap saldo emas yang dimiliki nasabah dalam aplikasi Tring benar-benar didukung oleh emas fisik yang dapat diambil kapan saja oleh pemiliknya.
Menurut dia, investasi emas menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas nilai kekayaan masyarakat. Instrumen ini juga dinilai mampu menopang stabilitas ekonomi jangka panjang yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Yos menyebut emas masih menjadi pilihan investasi karena karakteristiknya sebagai safe haven yang mampu menjaga nilai kekayaan dari inflasi maupun ketidakpastian ekonomi. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, emas tetap dipercaya lintas generasi karena nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang.
Selain itu, perkembangan teknologi membuat investasi emas semakin mudah diakses. Melalui platform digital resmi, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas secara praktis tanpa memerlukan modal besar.
Di sisi lain, harga emas di Pegadaian pada Kamis (5/3) tercatat mengalami penurunan untuk sejumlah produk, seperti Antam, UBS, Galeri24, dan Antam Mulia Retro.
Harga emas Antam turun Rp 83.000 per gram dari sebelumnya Rp 3.372.000 menjadi Rp 3.289.000 per gram. Sementara harga emas UBS turun Rp 71.000 per gram dari Rp 3.162.000 menjadi Rp 3.091.000.
Harga emas Galeri24 juga turun Rp 71.000 per gram dari Rp3.146.000 menjadi Rp 3.075.000. Adapun harga emas Antam Mulia Retro turun Rp 68.000 per gram dari Rp 3.352.000 menjadi Rp 3.284.000 per gram.



