caristyle.co.id – Menyajikan rangkuman peristiwa paling disorot yang terjadi di Jawa Timur (Jatim), berikut adalah kumpulan berita terpopuler Jatim pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Kabar pertama datang dari industri transportasi, di mana manajemen perusahaan otobus (PO) di Jawa Timur serentak melarang kru mereka memutar lagu-lagu Indonesia di dalam bus. Kebijakan ini diambil karena kekhawatiran akan tagihan royalti.
Selanjutnya, sorotan tertuju pada sosok inspiratif Siswanto, pengibar bendera yang dengan berani memanjat tiang di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jatim, demi memperbaiki tali bendera yang macet.
Tidak kalah menarik, ada juga informasi mengenai penggerebekan arena judi sabung ayam oleh pihak kepolisian di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (19/8/2025) yang dirangkum oleh TribunJatim.com.
Baca juga: JATIM TERPOPULER: Maling Motor Mahasiswa KKN Lumajang – Bendera Merah Putih Terbalik di Surabaya
1. BREAKING NEWS – PO di Jatim Larang Kru Putar Lagu dalam Bus karena Takut Ditagih Royalti
Manajemen perusahaan otobus (PO) di Jawa Timur kini memberlakukan larangan keras bagi seluruh kru untuk memutar lagu-lagu Indonesia di dalam bus. Kebijakan ini diambil setelah munculnya kekhawatiran serius mengenai potensi tagihan royalti.
Seluruh jenis musik, dalam bentuk apapun, kini dilarang diperdengarkan saat bus sedang melayani penumpang, terlepas dari tujuan perjalanan. Para pelaku usaha jasa angkutan massal ini menyatakan keengganan mereka untuk tiba-tiba dihadapkan pada kewajiban pembayaran royalti.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Jatim Network, larangan ini secara resmi telah berlaku sejak Sabtu, 16 Agustus 2025. Sejumlah PO, mayoritas bermarkas di Jatim, telah mengeluarkan surat edaran resmi terkait kebijakan ini kepada setiap kru mereka. Lebih lanjut, manajemen PO-PO tersebut bahkan menegaskan bahwa jika ada tagihan royalti dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), beban pembayaran akan dialihkan kepada kru.
Keputusan ini mengacu pada PP 56/2021 tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu/musik, yang mengatur kewajiban pembayaran royalti bagi pihak yang menggunakan lagu secara komersial.
Baca selengkapnya
2. Sosok Siswanto Pengibar Bendera di Ponorogo yang Panjat Tiang, Ternyata Sopir Ambulans Desa
Aksi heroik Siswanto, seorang pengibar bendera yang nekat memanjat tiang bendera di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jatim, mendadak menjadi perbincangan hangat. Kejadian yang viral ini terjadi saat upacara HUT RI ke-80 di desa setempat pada Minggu, 17 Agustus 2025, ketika ia harus memperbaiki tali bendera yang macet.
Terungkap bahwa Siswanto, selain dikenal sebagai petani dan peternak, juga mengemban tugas sebagai sopir mobil ambulans desa milik Pemerintah Desa (Pemdes) Wagir Kidul. Kisahnya saat memutuskan untuk memanjat tiang bendera patut diacungi jempol.
Siswanto menceritakan, insiden bermula saat proses pengibaran bendera berlangsung. “Terjadi bendera ditarik gak bisa naik. Tali-nya macet,” ungkapnya pada Senin, 18 Agustus 2025. Ia mengakui sempat merasa sangat gugup, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya menjadi petugas pengibar bendera selama puluhan tahun hidupnya.
“Saya gugup banget pas tali macet tidak bisa terkerek,” kata Siswanto saat dikonfirmasi TribunJatim.com di rumahnya. Namun, dengan rasa tanggung jawab yang besar, Siswanto tidak ragu untuk nekat memanjat tiang bendera demi memastikan sang saka Merah Putih berkibar sempurna.
Baca selengkapnya
3. Polisi Sidoarjo Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Balongbendo, Peralatan Dibakar
Petugas kepolisian di Sidoarjo berhasil melakukan penggerebekan terhadap sebuah arena judi sabung ayam yang berlokasi di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Meskipun demikian, saat petugas tiba di lokasi, para pelaku judi sudah lebih dulu kabur meninggalkan area tersebut.
Meskipun para penjudi berhasil melarikan diri, petugas tidak tinggal diam. Sejumlah peralatan dan perlengkapan judi yang ditemukan di lokasi langsung dibakar. “Supaya tidak bisa dipakai untuk berjudi lagi,” tegas Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistyono, pada Senin, 18 Agustus 2025.
Arena judi sabung ayam ini ditemukan di lahan kosong milik Sardi, warga setempat, yang tersembunyi di balik rimbunnya barongan atau pohon bambu. Kondisi yang tertutup oleh pepohonan ini membuat aktivitas ilegal tersebut tidak terlihat dari luar. “Kami tahunya setelah mendapat laporan dari warga. Nah, untuk memastikan petugas langsung mendatangi lokasi. Ternyata memang area itu merupakan arena judi sabung ayam,” jelas Kapolsek Sugeng.
Sayangnya, saat aparat kepolisian tiba, aktivitas sabung ayam telah bubar dan para penjudi, termasuk ayam-ayam yang digunakan untuk bertaruh, telah dibawa kabur oleh pemiliknya. “Namun, petugas tetap melakukan penertiban dengan membakar sarana atau alat yang digunakan agar tidak bisa dipakai lagi,” tandasnya.
Selanjutnya, petugas yang terlibat dalam penertiban ini juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Masyarakat juga didorong untuk segera melapor ke pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas serupa di kemudian hari.
—
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com