Polisi ungkap kronologi meninggalnya Lula Lahfah, diduga karena sakit

Posted on

Selebgram Lula Lahfah mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (23/1). Lula ditemukan sudah tak bernyawa di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB.

Terkait kabar meninggalnya kekasih Reza Arap ini, pihak Polres Metro Jakarta Selatan merilis kronologi lengkap saat Lula ditemukan tak bernyawa. Berikut kronologi lengkap dari pihak kepolisian.

Jumat, 23 Januari pukul 18.00 WIB

Lula Lahfah ditemukan terkulai di apartemen pribadinya oleh pembantunya bernama Asiah. Awalnya Lula dan Asiah berada di ruang berbeda di dalam apartemen. Hanya saja kecurigaan Asiah mulai muncul lantaran Lula tak kunjung keluar dari kamarnya.

Kondisi kamar Lula yang terkunci makin membuat Asiah khawatir hingga memutuskan untuk mencari pertolongan.

“Pada hari jumat tanggal 23 Januari saksi 1 di luar kamar sedangkan Almarhumah ada di dalam pintu dalam keadaan terkunci, minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena saya sudah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit,” ungkap saksi Asiah dalam kronologi polisi yang diterima kumparan, Sabtu (24/1).

Saat pintu dibuka, Lula ditemukan sudah tak bernyawa di kamar pribadinya. Kejadian itu langsung dilaporkan Asiah ke asisten pribadi Lula.

“Setelah saya masuk beserta pihak Manajemen sekitar 4 orang, ternyata almarhum sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwana kebiruan. Cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan/bergerak, kemudian telepon asisten pribadi yg kebetulan ada di luar aparteman, sekitar 15 menit asisten tiba di kamar/TKP,” ungkap Asiah dalam keterangannya.

Mendengar kabar dari Asiah, asisten Lula yang dihubungi Asiah langsung berangkat menuju ke apartemen guna memastikan kondisi Lula. Begitu tiba, ia mendapati Lula sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Saya lemas kemudian menyuruh mbak Asiah pastikan apa benar enggak ada napasnya, saya mengarahkan segera di bawa ke rumah sakit terdekat (Brawijaya) setelah sampai di TKP benar kondisi almarhumah sudah tidak ada napasnya, dalam kondisi terlentang dengan mulut terbuka warna biru,” bebernya.

Pukul 19.23 WIB

Asisten Lula langsung menghubungi dokter Rizki Nirwandhi Putra yang merupakan dokter pribadi dari Lula. Setibanya di lokasi, dokter langsung mengecek kondisi Lula dan ditemukan obat-obatan di dekatnya.

Pukul 19.50 WIB

Ambulans dari Kalibata tiba di apartemen di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Pukul 20.20 WIB

Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selata pimpinan Ipda Soleh tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi Lula. Dari proses identifikasi, Lula ditemukan dalam posisi terlentang di kasur berselimut putih, dan mengenakan baju kaos putih dan celana pendek berwarna hitam.

Dari proses identifikasi awal, diduga Lula meninggal dunia akibat sakit yang ia derita.

“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata keterangan itu.

Pukul 21.20 WIB

Jenazah Lula langsung dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan prosedur selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *