Presiden RI Prabowo Subianto menyarankan pelatihan bagi bupati baru dilakukan di lingkungan militer, bukan hotel bintang lima. Hal ini disampaikannya dalam pidato arahan pada acara Apkasi Otonomi Expo 2025 di Tangerang, Kamis lalu. Menurutnya, pelatihan di lingkungan militer akan membentuk mental kepemimpinan yang lebih kuat bagi para pemimpin daerah tersebut.
“Tatar para bupati di kamp tentara. Kalau perlu jangan di hotel bintang lima,” tegas Presiden Prabowo. Pernyataan ini dilontarkan mengingat sekitar 80 persen bupati di Indonesia saat ini merupakan pejabat baru yang membutuhkan pembelajaran intensif dalam menjalankan roda pemerintahan.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembelajaran cepat bagi para bupati baru. Ia mendorong mereka untuk tidak ragu meminta bantuan dan arahan dari pemerintah pusat, termasuk Menteri Dalam Negeri, dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah. Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan kesiapannya untuk mengalokasikan anggaran pemerintah guna mendukung program pelatihan tersebut.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyampaikan laporan serupa. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen kepala daerah hasil Pilkada terakhir adalah wajah-wajah baru tanpa pengalaman memimpin. Kondisi ini, menurutnya, membutuhkan arahan langsung dari Presiden. Dari total 548 kepala daerah yang dilantik hingga Februari 2025, hanya 20 persen yang memiliki pengalaman di pemerintahan daerah tingkat eksekutif.