PSIM Yogyakarta gagal amankan 3 poin saat jumpa Persijap Jepara

Posted on

jateng.jpnn.com, BANTUL – PSIM Yogyakarta harus menunda ambisinya merangsek ke papan atas klasemen BRI Super League. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam, Laskar Mataram hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-25.

Laga berjalan dramatis. PSIM sempat tertinggal lebih dulu, lalu bangkit membalikkan keadaan. Namun tim tamu berhasil mencuri gol penyama kedudukan di babak kedua.

Persijap langsung membuat publik Bantul terkejut saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Borja Martinez sukses memanfaatkan peluang lewat tendangan voli keras yang tak mampu dihalau kiper PSIM. Gol cepat itu membuat Persijap unggul 1-0.

Tertinggal di awal laga tidak membuat PSIM kehilangan ritme. Anak asuh Jean-Paul van Gastel tetap memainkan pola menyerang untuk membongkar pertahanan Persijap.

Upaya tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-16. Berawal dari pergerakan Riyatno Abiyoso di sisi sayap, dia melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti. Bola langsung disambar Ezequiel Vidal yang sukses menjebol gawang Persijap.

Gol tersebut membuat kedudukan kembali imbang 1-1 dan meningkatkan tempo permainan kedua tim.

PSIM kemudian berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-37, gelandang Ze Valente memanfaatkan bola liar di kotak penalti Persijap. Tanpa ragu ia melepaskan tembakan yang bersarang di gawang tim tamu.

Gol itu membuat PSIM berbalik unggul 2-1.

Pertandingan sempat terhenti sekitar 15 menit karena salah satu sisi lampu stadion padam. Setelah kondisi kembali normal, laga dilanjutkan hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan PSIM.

Memasuki babak kedua, Persijap tampil lebih agresif. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Penyerang Persijap, Iker Guarrotxena, berhasil mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan celah di pertahanan PSIM. Skor pun kembali berubah menjadi 2-2.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling meningkatkan intensitas serangan. PSIM mencoba mencari gol kemenangan di depan pendukungnya sendiri, sementara Persijap berusaha mencuri poin penuh.

Peluang emas sempat dimiliki PSIM menjelang akhir pertandingan melalui tendangan Savio Sheva. Namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Persijap.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta dan laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil ini membuat PSIM masih tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 38 poin dari 25 pertandingan. Laskar Mataram terpaut tiga poin dari zona lima besar.

Di sisi lain, tambahan satu poin menjadi hasil penting bagi Persijap Jepara. Tim asal Jawa Tengah itu kini keluar dari zona degradasi dan naik ke peringkat 14 dengan 21 poin dari 25 laga, unggul satu poin dari zona merah. (antara/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *