Rahasia Morning Routine Ashton Hall: Influencer Viral!

Posted on

Siapa Ashton Hall? Influencer Kebugaran yang Viral Berkat Morning Routine-nya

Ashton Hall, seorang influencer kebugaran asal Amerika Serikat, mendadak viral berkat rutinitas paginya yang unik dan intens. Dalam beberapa hari, videonya telah ditonton lebih dari 500 juta kali, memicu tren “morning routine” di berbagai platform media sosial, terutama X (Twitter). Fenomena ini menunjukkan minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan produktivitas, namun juga memunculkan perdebatan sengit.

Lahir pada 24 Oktober 1995, Ashton Hall, atau yang juga dikenal sebagai ASH Fitness, memiliki lebih dari 8,8 juta pengikut di Instagram (@ashtonhallofficial). Ia dikenal sebagai pelatih kebugaran daring yang membagikan latihan dan wawasan seputar kesehatannya. Namun, keviralannya bermula dari video YouTube berjudul “The morning routine that changed my life 3:50am to 9:30am”, yang kemudian dibagikan ulang di X (Twitter) dan meledak dengan 486 juta penayangan hanya dalam tiga hari.

Apa yang membuat rutinitas pagi Ashton Hall begitu menarik perhatian? Ia mendetailkan setiap aktivitasnya, mulai dari bangun pukul 3.50 pagi, push-up 15 menit di balkon, meditasi, berdoa, hingga ritual unik seperti mencelupkan wajahnya ke air es berkali-kali. Rutinitas ini berlanjut dengan olahraga di pusat kebugaran, berenang, makan pisang dan menggosok kulit pisang ke wajahnya (yang menuai kritik), hingga rapat kerja sambil menikmati sarapan mewah.

Kepopuleran video ini telah memicu tren baru, dengan banyak pengguna media sosial meniru beberapa elemen dari rutinitas Ashton Hall, terutama ritual air es. Namun, tidak sedikit pula yang memberikan kritikan. Penggunaan kulit pisang di wajah, misalnya, dianggap tidak bertanggung jawab karena kurangnya penjelasan mengenai manfaat dan risiko. Begitu pula dengan kebiasaan melakban mulutnya untuk mengurangi dengkuran, yang dianggap tidak ilmiah dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

Beberapa warganet bahkan menilai rutinitas Ashton Hall terlalu ekstrem dan tidak realistis, lebih cenderung sebagai pencitraan untuk konten daripada panduan hidup sehat yang aplikatif. Meskipun begitu, video tersebut tetap menjadi fenomena viral yang menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat terhadap tips dan trik untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan. Perdebatan yang muncul juga menjadi bukti bahwa informasi kesehatan perlu dikaji secara kritis sebelum dipraktikkan.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *