Ringkasan Berita:
- Identitas pelaku penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur yang videonya viral di media sosial diungkap polisi.
- Sempat mengaku-anggota sebagai anggota Polri, pelaku.
- Setelah diburu dan diamankan pelaku yang berinisial JMH dipastikan bukan anggota kepolisian, melainkan warga sipil berprofesi wiraswasta
caristyle.co.id – Identitas pelaku penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur yang videonya viral di media sosial diungkap polisi.
Pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.10 WIB, peristiwa tersebut terjadi.
Sempat mengaku-anggota sebagai anggota Polri, sang pelaku.
Unit Reskrim Polsek Pulogadung Polres Metro Jakarta Timur bergerak melakukan penyelidikan.
Setelah diburu dan diamankan pelaku yang berinisial JMH dipastikan bukan anggota kepolisian, melainkan warga sipil berprofesi wiraswasta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pelaku berprofesi wiraswasta, bukan anggota kepolisian.
“Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/2/2025).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijak dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan peristiwa serupa atau tindak kekerasan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Duduk Perkara
Kejadian bermula saat sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite.
Namun petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan.
Penolakan tersebut memicu emosi penumpang mobil.
Pelaku kemudian turun dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pekerja SPBU.
Beberapa pegawai mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai.
Salah satu korban kemudian membuat laporan ke Polsek Pulogadung pada Senin (23/2/2026) dan perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Pulogadung Polres Metro Jakarta Timur.
Menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram akun @nestagram yang menarasikan “pemukulan oleh oknum yang mengaku aparat”, Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya bersama anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unitreskrim Polsek Pulogadung melakukan penyelidikan dan klarifikasi.
Hasilnya, pelaku berhasil diidentifikasi sebagai JMH dan diketahui bukan anggota Polri.
Nomor polisi yang digunakan pada kendaraan juga tidak sesuai peruntukannya.
Pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung mengamankan pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur.
Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengamuk di SPBU dan Ngaku Polisi, Pelaku Penganiayaan di Jakarta Timur Ternyata Wiraswasta, .



