Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.
Tag: pasar saham Indonesia
Asing banyak jual saham BBCA hingga EMTK, net sell capai Rp17,34 triliun pada 2025
Sepanjang 2025, pasar saham Indonesia caristyle.co.id sell asing Rp17,34 triliun, meski IHSG naik 22,13%. Saham BBCA dan BMRI jadi sasaran utama.
Modal asing masuk Indonesia, investor beli SRBI dan saham
Modal asing sebesar Rp240 miliar masuk ke Indonesia pada 15-18 Desember 2025, dengan pembelian di pasar saham dan SRBI, meski ada penjualan di SBN.
Saham Dividen Jumbo 2026: Bocoran Pilihan Analis, Potensi Cuan!
Pasar saham Indonesia diproyeksikan cerah pada 2026, saham batu bara dan perbankan menarik bagi pemburu dividen.
Free Float Saham Naik: Investor Siap Serap? Analisis BEI & OJK
BEI dan OJK mengkaji peningkatan free float saham dari 7,5% menjadi 10% untuk memperdalam pasar. Kenaikan ini butuh dana Rp21 triliun, sementara 15% butuh Rp203 triliun.
Asing Serbu! BMRI, BBCA Jadi Primadona, IHSG Bakal Terbang?
Investor asing mengalirkan dana Rp3,9 triliun ke pasar saham Indonesia, dengan saham BMRI dan BBCA menjadi incaran utama. IHSG naik 0,52% pekan ini.
Redenominasi Rupiah: Peluang atau Ancaman Bagi Investor Saham?
Pemerintah berencana redenominasi rupiah pada 2026. Dampaknya ke pasar saham netral, lebih ke psikologis dan administratif, serta bisa meningkatkan kepercayaan investor.
IHSG Rekor Lagi! OJK Ungkap Rahasia di Balik Kenaikan
IHSG cetak rekor baru berkat sentimen global positif dan ekonomi domestik stabil, caristyle.co.id buy asing Rp12,96 triliun dan 520.000 investor baru Oktober 2025.
Dana Asing Kembali? Peluang Investasi Saham 2025 Masih Terbuka!
Pasar saham Indonesia berpotensi menarik dana asing hingga 2025, meski tantangan global dan arus modal keluar masih ada. Kebijakan dalam negeri dan stabilitas ekonomi menjadi kunci.
IHSG Terjungkal? Saham Konglomerat Jadi Penyelamat Kala Asing Kabur!
Dana asing keluar Rp53,96 triliun dari pasar saham RI sepanjang 2025 meski IHSG naik 13,72% ytd, dipicu kekhawatiran atas risiko fiskal dan pelemahan rupiah.
- 1
- 2










