caristyle.co.id JAKARTA. Kabar baik datang dari PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang secara resmi menyelesaikan divestasi entitas usahanya, PT Cimanggis Cibitung Tollways, kepada PT Bakrie Toll Indonesia pada 28 November 2025. Nilai transaksi yang disepakati mencapai Rp 3,28 triliun.
Penjualan strategis ini dilakukan melalui anak perusahaan WSKT, yaitu PT Waskita Toll Road, yang sebelumnya memegang 35% saham atau setara dengan 20 juta lembar saham di PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Dengan demikian, PT Waskita Toll Road telah secara resmi menjual, mengalihkan, dan menyerahkan seluruh hak kepemilikan sahamnya di PT Cimanggis Cibitung Tollways kepada PT Bakrie Toll Indonesia, efektif mulai 28 November 2025.
Waskita Karya (WSKT) Akan Menggelar RUPO PUB III Tahap IV 2019 pada Desember 2025
Menurut Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, kedua belah pihak telah menyetujui harga pengalihan saham sebesar Rp 388,88 miliar.
“PT Waskita Toll Road dan PT Bakrie Toll Indonesia juga telah menyetujui dan menyepakati harga piutang yang dialihkan sebesar Rp 970,74 miliar,” ungkap Ermy dalam keterbukaan informasi pada Jumat (28/11/2025).
Lebih lanjut, PT Cimanggis Cibitung Tollways juga telah melakukan pembayaran atas pokok dan bunga _shareholder loan_ kepada PT Waskita Toll Road.
“Sehingga total pengalihan saham, pengalihan atas piutang, dan pembayaran _shareholder loan_ PT Cimanggis Cibitung kepada PT Waskita Toll Road mencapai Rp 3,28 triliun,” jelas Ermy lebih detail.
Kinerja Waskita Karya (WSKT) Masih Kelabu, Begini Kata Analis
Langkah korporasi ini menjadi bagian krusial dari strategi restrukturisasi dan transformasi bisnis yang tengah dijalankan WSKT. Penjualan aset ini semakin memantapkan fokus WSKT untuk kembali menjadi kontraktor murni.
Ermy menambahkan, dana yang diperoleh dari divestasi ini akan memperkuat likuiditas dan arus kas perusahaan. Hal ini menunjukkan komitmen perseroan dalam menyelesaikan kewajiban kepada para kreditur. Dengan divestasi Cimanggis Cibitung Tollways, Waskita Karya menunjukkan keseriusannya dalam menyehatkan keuangan perusahaan dan kembali fokus pada bisnis inti.



