IHSG Melesat! Kapitalisasi Pasar Sentuh Rekor Rp15.626 T, Saatnya Investasi?

Posted on

Jakarta, IDN Times – Kabar baik bagi investor! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang solid sepanjang pekan ini, dengan penguatan mencapai 1,12 persen. Bahkan, sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di angka 8.602 sebelum akhirnya parkir di kisaran 8.500-an.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, periode perdagangan saham dari tanggal 24 hingga 28 November 2025 ditutup dengan catatan positif. Ini menandakan sentimen pasar yang optimis dan kepercayaan investor yang terus meningkat.

“IHSG pekan ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 1,12 persen, menutup perdagangan di level 8.508,706. Angka ini naik dibandingkan posisi pekan sebelumnya yang berada di 8.414,352,” jelas Kautsar dalam keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

Kapitalisasi Pasar Ikut Terbang

Sejalan dengan tren positif IHSG, kapitalisasi pasar saham di BEI juga mengalami peningkatan yang menggembirakan. Nilainya tercatat sebesar Rp15.626 triliun, naik 1,53 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar Rp15.391 triliun. Ini mengindikasikan nilai perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa semakin bertambah.

Nilai Transaksi Harian Meroket

Dari semua indikator, peningkatan paling mencolok terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian di BEI. Angka ini melonjak hingga 41,87 persen, mencapai Rp30,31 triliun, dari sebelumnya Rp21,37 triliun pada pekan lalu. Lonjakan ini menunjukkan aktivitas perdagangan yang semakin ramai dan antusiasme investor yang tinggi.

Selain nilai transaksi, rata-rata volume transaksi harian juga meningkat 28,57 persen menjadi 50,50 miliar lembar saham, dibandingkan 39,28 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Frekuensi transaksi harian juga ikut terkerek naik 12,38 persen menjadi 2,61 juta kali transaksi dari 2,32 juta kali transaksi pada periode yang sama.

Aksi Jual Asing Menurun

Meskipun demikian, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp1,02 triliun pada hari Jumat. Namun, secara keseluruhan, nilai jual bersih asing sepanjang tahun ini menunjukkan penurunan. Saat ini, angka tersebut mencapai Rp29,58 triliun, lebih rendah dibandingkan pekan lalu yang mencapai Rp50,32 triliun. Hal ini memberikan indikasi bahwa tekanan jual dari investor asing mulai mereda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *