Kemlu RI: Hormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam jalankan kedaulatan

Posted on

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri merespons soal perkembangan yang terjadi di Venezuela. Kondisi tersebut terkait Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang ditangkap oleh Amerika Serikat (AS).

Indonesia menyampaikan keprihatinan atas tindakan yang menggunakan ancaman kekuatan macam itu. Sebab, berisiko menciptakan preseden serupa dalam hubungan internasional serta mengganggu stabilitas kawasan.

Selain itu, Indonesia juga menyerukan agar komunitas Internasional menghormati kehendak rakyat Venezuela.

“Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,” demikian pernyataan Kemlu RI di X, Minggu (5/1).

Berikut pernyataan selengkapnya:

Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela.

Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi.

Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka.

Indonesia menyerukan kepada semua pihak agar mengedepankan dialog dan menahan diri, serta mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional, khususnya perlindungan terhadap warga sipil, yang keselamatan dan kondisinya harus tetap menjadi prioritas utama.

Serangan AS ke Venezuela

Sebelumnya, AS melakukan serangan ke Venezuela dalam proses penangkapan terhadap Maduro.

Serangan-serangan itu terjadi setelah berbulan-bulan meningkatnya tekanan AS terhadap Maduro, yang dituduh Washington terlibat dalam perdagangan narkoba. Pemimpin Venezuela telah membantah tudingan tersebut.

Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam serangan AS melalui udara itu. Informasi tersebut dilaporkan The New York Times, mengutip keterangan seorang pejabat Venezuela, seperti yang diberitakan Al-Jazeera.

Korban tewas dalam serangan AS mencakup warga sipil dan anggota militer. Salah satu serangan udara dilaporkan menghantam sebuah bangunan hunian tiga lantai di kawasan La Mar Catia, wilayah pesisir yang terletak di sebelah barat Bandara Caracas, Venezuela.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *