Menhub Sampaikan Belasungkawa ke Korban Pesawat Pesawat ATR

Posted on

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Ia telah berada di Makassar untuk memantau proses pencarian korban.

“Pertama-tama, kami menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam kepada keluarga awak dan penumpang pesawat ATR 42-500. Kami pastikan akan memberikan pendampingan, dukungan informasi, dan layanan yang dibutuhkan,” kata Menhub Dudy saat memantau pencarian pesawat ATR 42-500 di Makassar, Minggu (18/1).

Dudy memastikan pihaknya langsung bergerak setelah mendapatkan informasi terkait pesawat ATR yang hilang kontak saat hendak tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/1).

“Kami langsung mengerahkan sumber daya yang tersedia, seperti Basarnas, didukung oleh TNI, Polri, AirNav Indonesia, BMKG, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya,” ucapnya.

Memasuki hari kedua pencarian, lanjut Dudy, Tim SAR telah membuahkan hasil. Sejumlah serpihan badan pesawat ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung. Atas temuan tersebut, Tim SAR terus memperkuat upaya pencarian dan evakuasi di sekitar lokasi.

Lokasi penemuan serpihan pesawat itu, kata Dudy, berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Lokasi tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

“Penemuan serpihan ini merupakan bagian dari progres penting dalam proses pencarian, dan seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang,” terang Menhub.

Menhub menegaskan saat ini keselamatan dan pencarian korban menjadi prioritas utama pemerintah. Seluruh unsur terkait terus bekerja tanpa henti untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap informasi ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.

“Informasi teknis terkait temuan serpihan, lokasi detail, serta perkembangan lanjutan pencarian akan disampaikan secara berkala dan resmi oleh otoritas terkait, khususnya Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, setelah melalui proses verifikasi,” jelas Menhub Dudy.

Untuk itu, Menhub mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya. Pemerintah berkomitmen menyampaikan perkembangan secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab, serta mendukung proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *