
caristyle.co.id , JAKARTA — PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) menyiapkan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp200 miliar sebagai langkah menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.
Direktur HEAL Yulisar Khiat menyampaikan, perseroan akan melaksanakan buyback saham mengacu pada Pasal 2 huruf g dan Pasal 7 POJK Nomor 13 Tahun 2023 serta POJK Nomor 29 Tahun 2023.
“Pembelian kembali saham Perseroan akan dilaksanakan terhitung sejak tanggal 30 Januari 2026 hingga 30 April 2026,” ujar Yulisar dalam keterbukaan informasi, Jumat (30/1/2026).
: Bos Medikaloka Hermina Yulisar Khiat Lanjut Borong 11,27 Juta Saham HEAL
Dalam rencana tersebut, HEAL mengalokasikan dana maksimal Rp200 miliar dengan jumlah saham yang dapat dibeli kembali paling banyak 125 juta lembar saham. Perseroan membatasi harga pembelian kembali saham pada level maksimum Rp1.800 per saham.
Adapun biaya yang timbul dari pelaksanaan buyback berupa imbalan jasa transaksi pembelian saham di Bursa Efek Indonesia melalui perusahaan perantara pedagang efek, dengan besaran hingga 0,25% dari nilai transaksi.
Yulisar menegaskan, perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk merealisasikan rencana buyback saham tersebut. Oleh karena itu, Direksi menilai pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan perseroan.
“Pelaksanaan rencana pembelian kembali saham ini tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Perseroan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yulisar menjelaskan bahwa buyback saham tidak berdampak langsung terhadap pendapatan, namun perubahan jumlah saham beredar berpotensi memberikan dampak yang tidak signifikan terhadap laba per saham (earnings per share/EPS) perseroan.
: : Di Balik Aksi Dirut Medikaloka Hermina Yulisar Khiat dan Prospek Saham HEAL
Menurut manajemen, pembelian kembali saham diharapkan dapat menstabilkan harga saham HEAL di tengah volatilitas pasar. Selain itu, saham tresuri hasil buyback juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam pengelolaan modal jangka panjang.
“Saham tresuri dapat dijual kembali di masa mendatang dengan nilai yang optimal apabila Perseroan memerlukan penambahan modal,” kata Yulisar.
Buyback saham HEAL akan dilakukan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan jasa perusahaan perantara pedagang efek, dengan jangka waktu pelaksanaan paling lama tiga bulan sejak tanggal keterbukaan informasi.
Di lantai Bursa, saham HEAL terpantau menguat 3.14% atau 40 poin ke level Harga Rp1.315 per lembar pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Jumat (30/1/2026). Kendati begitu, dalam enam bulan terakhir saham emiten rumah sakit itu telah terkoreksi 17,03%.
Medikaloka Hermina Tbk. – TradingView ______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



