Unggahan terakhir kakak-beradik yang tewas sekeluarga di glamping Temanggung, singgung soal surga

Posted on

Ringkasan Berita:

  1. Dua kakak beradik, Bagas Amar Hakiki (21) dan Elvino Evan Hakim, yang ditemukan tewas bersama satu keluarga di tenda glamping Temanggung, memiliki unggahan terakhir di media sosial.
  2. Keduanya diketahui sempat mengunggah konten bernuansa “surga”, termasuk bio dan musik yang dianggap sebagian orang seperti firasat sebelum kejadian. 
  3. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut, yang diduga kuat akibat keracunan namun belum dipastikan secara resmi.

 

 

caristyle.co.id Unggahan terakhir kakak beradik yang meninggal dunia satu keluarga di dalam tenda glamping di Temanggung jadi sorotan.

Dalam postingannya, Bagas Amar Hakiki (21) dan Elvino Evan Hakim sempat menyinggung soal surga pada akun media sosialnya.

Hal itu seperti sebuah firasat kalau keduanya akan pergi untuk selamanya.

Kasus kematian satu keluarga ini terjadi Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak laki-laki ditemukan meninggal dunia saat camping.

Saat itu, Bagas dan Elvino sedang menginap di tenda glamping bersama kedua orangtuanya, Ali Munawar (52) dan Maghfirah (43).

Keempatnya berasal dari Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Mereka berlibur ke kawasan wisata Posong, Temanggung pada Selasa (26/5/2026).

Satu keluarga itu tiba di lokasi pada pukul 21.05 WIB menggunakan mobil Honda Jazz RS berwarna putih, nomor polisi H 1609 PT.

Mereka kemudian diantar petugas menuju Tenda Glamping Safari Nomor 3 sekitar pukul 21.30 WIB untuk bermalam.

Keesokan harinya, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, salah satu petugas glamping sempat mengantarkan sarapan ke tenda korban. 

“Namun tidak ada jawaban dari dalam tenda.

Kemudian, sekira pukul 11.30, saski datang kembali ke tenda untuk melakukan bersih-bersih karena sudah mendekati waktu chek out dan menyapa dari luar namun tidak ada jawaban,” jelasnya. 

Karena merasa curiga, sekitar pukul 15.45 WIB, petugas akhirnya membuka tenda tersebut.

Saat itulah, keempat penghuni tenda ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

“Hasil pemeriksaan unit inavis dan tim medis dari Puskesmas Kledung, kondisi camping atau tenda rapi, keempat jenazah tidak terdapat tanda-tanda kekerasan, kondisi keempat tangan jenazah menggenggam,” urainya. 

Berdasarkan informasi awal, dugaan awal meninggalnya keluarga tersebut disebabkan keracunan.

Dugaan itu diperkuat setelah tim medis menemukan ciri-ciri mulut korban berbusa.

Meski demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut.

Postingan Terakhir

Di akun Instagramnya, Bagas dan Alvino sama-sama terakhir kali memposting foto dengan latar yang sama.

Alvino memposting foto dirinya sedang bersadar pada sebuah mobil jeep berwarna hijau dengan pemandangan laut yang indah.

Foto yang sama juga diunggah oleh Bagas di akun Instagramnya.

Sepertinya foto itu diambil saat mereka sedang jalan-jalan bersama.

Dilihat dari postingan Instagram sang ayah, mereka memang sering menghabiskan waktu bersama untuk jalan-jalan.

Bahkan hal itu dilakukan sang ayah sejak kedua anaknya masih kecil hingga mulai dewasa.

Di bio Instagramnya, Alvino menuliskan tentang surga.

“there’s a heaven above me (ada surga di atasku),” tulis dalam bio Alvino.

Sementara itu di akun Instagram kedua Bagas, dirinya juga menyinggung soal Surga.

Bagas terlihat memposting video aktivitas dirinya yang sedang menggunakan kamera analog.

Ia terlihat memotret keindahan pegunungan.

Postingan Bagas itu jadi sorotan karena ia memasukkan lagu Knockin’ on Heaven’s Door dari Bob Dylan.

Di mana lagu itu bermakna tentang seseorang yang berada di ambang kematian dan meminta izin untuk masuk ke pintu surga.

Video itu diunggah oleh Bagas setahun yang lalu, namun jadi postingan terakhir di akun keduanya itu.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *