ADRO dan MIKA direkomendasikan untuk buyback saham di tengah pasar lesu. ADRO buyback hingga Rp4 triliun, MIKA Rp1 triliun. Keduanya dinilai menarik.
Tag: buyback saham
Punya kas jumbo, GOTO berencana buyback saham Rp3,5 triliun
GOTO berencana buyback saham senilai Rp3,5 triliun hingga 2027 untuk optimalkan struktur modal dan tingkatkan nilai pemegang saham.
BCA (BBCA) realisasikan buyback saham mulai 28 April 2026
BCA (BBCA) mulai buyback saham pada 28 April 2026, sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan menunjukkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis.
Bank Mandiri (BMRI) putuskan buyback saham maksimal Rp1,17 triliun
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun dalam 12 bulan, menyimpan sebagai saham treasuri untuk program kepemilikan karyawan.
Daftar panjang emiten siapkan buyback saham
Perusahaan terbuka agresif buyback saham untuk stabilkan harga dan tunjukkan kepercayaan diri di tengah pasar bergejolak akibat isu geopolitik dan harga minyak.
Emiten cat Hermanto Tanoko (AVIA) putuskan bagi dividen Rp1,36 triliun
Avia Avian (AVIA) membagikan dividen Rp1,36 triliun, setara Rp23 per saham, mencerminkan 78,18% dari laba bersih 2025, sebagai komitmen imbal hasil optimal.
Bank Mandiri (BMRI) tetapkan RUPS penentu dividen pada 29 April 2026
Bank Mandiri (BMRI) akan mengadakan RUPST pada 29 April 2026 untuk membahas penggunaan laba bersih 2025, termasuk pembagian dividen & agenda strategis lainnya.
Ini alasan Bukit Asam (PTBA) belum prioritaskan aksi buyback saham saat ini
PT Bukit Asam (PTBA) belum memprioritaskan buyback saham karena kondisi pasar dinamis dan stabilitas saham. Kenaikan harga batu bara mendukung kinerja meski biaya operasional naik.
Astra International (ASII) berencana buyback saham Rp2 triliun
Astra International (ASII) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan menyiapkan dana Rp2 triliun.
Sinyal dividen jumbo bluechips, mampukah jadi magnet investor asing?
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
- 1
- 2










