IHSG diprediksi tertekan, cermati saham BKSL, BRPT, ITMG, dan TKIM untuk peluang beli dengan strategi “spec buy” dan “buy on weakness”.
Tag: IHSG melemah
Turun 0,99% dalam seminggu, IHSG pekan depan diproyeksi ke level 6.825–7.445
IHSG diprediksi melemah pekan depan di kisaran 6.825–7.445 akibat ketegangan geopolitik AS-Iran dan lonjakan harga energi yang berlanjut.
IHSG ditutup melemah, saham BBCA, CUAN, hingga MDKA ambrol
IHSG melemah 0,08% ke 7.091,67 pada 30 Maret 2026, dengan saham BBCA, CUAN, dan MDKA turun. Ketegangan Timur Tengah mempengaruhi pasar.
Investor asing diam-diam kembali ke pasar saham RI Rp3,44 triliun saat IHSG keok
Investor asing kembali membeli saham Indonesia senilai Rp3,44 triliun meski IHSG turun 0,96% pada 3 Maret 2026, didorong reformasi pasar modal.
IHSG tersungkur 4,32% sesi I, dihantam perang AS-Iran dan kejutan transparansi saham?
IHSG anjlok 4,32% akibat ketegangan AS-Iran dan transparansi saham. Penurunan ini dipicu oleh volatilitas pasar dan kenaikan harga minyak global.
Saham emiten Bakrie dan CT bersinar saat IHSG tertekan sepekan
Saham Bakrie dan Chairul Tanjung bersinar saat IHSG turun 0,44% pekan ini, dengan Bakrie melonjak 76,86% dan Bank Mega naik 40,48%, meski IHSG tertekan.
IHSG sepekan ambles 6,94%, kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
IHSG melemah sepekan, saham FILM, BUMI hingga AMRT jadi top leaders
IHSG melemah 0,83% pada 22-24 Desember 2025, namun saham FILM, BUMI, dan AMRT menjadi top leaders, dengan FILM naik 32,20% menyumbang 23,49 poin.
Daftar 10 saham top gainers sepekan, jawara ada INCO, NETV, hingga HRTA
Sepanjang 22-24 Desember 2025, saham ATAP naik 94,61%, memimpin top gainers meski IHSG melemah 0,83%. Saham lain seperti MGNA dan INCO juga naik signifikan.
Lesunya pasar komoditas membebani laju IHSG menuju rekor ATH baru
IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.










