IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
Tag: IHSG
IHSG Jumat (10/4) dibayangi koreksi, saham RAJA hingga BUMI masuk rekomendasi analis
IHSG diprediksi terkoreksi, saham BUMI, RAJA, MINA direkomendasikan beli saat lemah. Target harga BUMI Rp266-Rp280, RAJA Rp4.760-Rp5.200.
Koreksi saham AMMN, UNVR, hingga BREN tekan IHSG ke zona merah
IHSG turun 0,84% ke 7.218,42 akibat koreksi saham AMMN, UNVR, dan BREN. Meski demikian, optimisme pasar global meningkat setelah meredanya ketegangan AS-Iran.
Seberapa tinggi reli IHSG didorong pengumuman FTSE dan gencatan senjata di Iran
IHSG naik 4,42% didorong pengumuman FTSE dan gencatan senjata AS-Iran, meski ketidakpastian global masih membayangi. Reformasi pasar modal Indonesia terus berjalan.
IHSG berpeluang rebound terbatas, pasar cermati efek tenggat waktu Trump ke Iran
IHSG berpotensi rebound terbatas ke 7.020-7.050, dipengaruhi ketegangan AS-Iran. Investor waspada jika gagal tembus 7.050, rentan koreksi.
IHSG diproyeksi masih tertekan, cermati saham BKSL hingga ITMG
IHSG diprediksi tertekan, cermati saham BKSL, BRPT, ITMG, dan TKIM untuk peluang beli dengan strategi “spec buy” dan “buy on weakness”.
IHSG rawan tekanan jual asing, pelaku pasar minta BEI implementasi aturan bertahap
IHSG tertekan akibat aturan baru, pelaku pasar minta BEI terapkan reformasi bertahap untuk mengurangi aksi jual asing dan menjaga stabilitas pasar.
IHSG berpeluang rebound pekan ini, saham JPFA, TAPG, hingga MBMA jadi jagoan BRI Danareksa
IHSG berpotensi rebound ke 7.150-7.200 pekan ini, meski tekanan jual dan sentimen global masih membayangi. Saham JPFA, TAPG, dan MBMA jadi rekomendasi BRI Danareksa.
Tekanan global belum surut, IHSG berpotensi rebound
IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.
Daftar 10 top laggards sepekan: BREN, BYAN hingga bank big caps tekan IHSG
Saham BREN dan BYAN menjadi penekan utama IHSG dengan koreksi masing-masing 13,12% dan 13,59%, menekan indeks sebesar 26,78 dan 26,67 poin.










