Empat saham RI dikeluarkan dari FTSE Russell akibat reformasi BEI, memicu arus keluar dana asing jangka pendek, diharapkan menguntungkan jangka panjang.
Tag: likuiditas saham
Rekomendasi saham emiten buyback, ADRO-MIKA masuk radar analis
ADRO dan MIKA direkomendasikan untuk buyback saham di tengah pasar lesu. ADRO buyback hingga Rp4 triliun, MIKA Rp1 triliun. Keduanya dinilai menarik.
Harga saham kemahalan, Rukun Raharja (RAJA) umumkan stock split rasio 1:5
PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas dan keterjangkauan saham bagi investor.
BEI terapkan liquidity provider saham, Phintraco jadi sekuritas pertama
BEI terapkan Liquidity Provider saham untuk tingkatkan likuiditas, Phintraco Sekuritas jadi pelaku pertama. Fokus pada 5 saham untuk efisiensi perdagangan.
Dian Swastatika (DSSA) resmi stock split 1:25, harga saham jadi Rp3.150
PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) melakukan stock split 1:25, menurunkan harga saham menjadi Rp3.150 untuk meningkatkan likuiditas dan menarik investor ritel.
OJK ungkap dampak saham terkonsentrasi HSC: tekanan jual hingga risiko outflow asing
OJK ungkap dampak jangka pendek HSC: tekanan jual dan risiko outflow asing, namun ini transisional menuju pasar modal lebih sehat dan transparan.
Misbakhun pertanyakan esensi papan pemantauan khusus, soroti spekulasi pasar saham
Misbakhun mempertanyakan esensi Papan Pemantauan Khusus di pasar saham, menyoroti spekulasi dan urgensi regulasi. Papan ini memantau saham dengan kriteria khusus.
Investor asing diam-diam kembali ke pasar saham RI Rp3,44 triliun saat IHSG keok
Investor asing kembali membeli saham Indonesia senilai Rp3,44 triliun meski IHSG turun 0,96% pada 3 Maret 2026, didorong reformasi pasar modal.
Ramalan nasib pasar saham Indonesia usai kerek free float
Pasar saham Indonesia diuji dengan kebijakan peningkatan free float dari 7,5% ke 15%.
S&P tetap lakukan rebalancing untuk saham Indonesia pada Maret 2026
S&P akan melanjutkan rebalancing saham Indonesia pada Maret 2026, berbeda dengan MSCI dan FTSE Russell yang menangguhkan peninjauan karena isu transparansi.
- 1
- 2










