IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.000-6.300 pekan depan, dipengaruhi sentimen global, pelemahan rupiah, dan rebalancing MSCI.
Tag: rupiah melemah
Nilai tukar rupiah masih loyo, BI perketat aturan beli dolar AS
Bank Indonesia memperketat pembelian valas tanpa ‘underlying’ untuk menstabilkan rupiah yang mendekati Rp17.900 per dolar AS, di tengah ketidakpastian global.
Sektor riil hadapi tekanan ganda dari rupiah dan BI rate, ini strategi dunia usaha
Sektor riil tertekan pelemahan rupiah dan kenaikan BI Rate. Pelaku usaha disarankan fokus pada arus kas, likuiditas, dan hindari utang valas berlebih.
Ekspor Satu Pintu Danantara Bayangi Pasar, IHSG Berisiko Lanjut Koreksi ke 5.882
IHSG berisiko lanjut koreksi ke level 5.882 pada Jumat (22/5/2026). Sentimen ekspor komoditas satu pintu dan kenaikan BI Rate bayangi pasar.
Purbaya yakin pelemahan rupiah & IHSG pagi ini (18/5) hanya jangka pendek
Menkeu Purbaya yakin pelemahan rupiah dan IHSG 18/5 bersifat sementara, didorong sentimen jangka pendek. Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
IHSG potensi pulih ke 7.300 usai pengumuman MSCI, intip skenarionya
IHSG berpotensi sentuh 7.300 jangka menengah usai MSCI, meski ada tekanan jual dari saham tertentu. Kiwoom rekomendasikan strategi wait and see.
BI ungkap biang kerok rupiah sempat terpuruk ke level Rp17.500
Rupiah melemah hingga Rp17.500 per dolar AS dipicu faktor global seperti perang AS-Israel-Iran. BI yakin langkah stabilisasi akan menguatkan rupiah.
Saham konglomerat rontok bebani IHSG, ada risiko trading halt?
Sejumlah saham konglomerat mengalami penurunan signifikan seiring kejatuhan IHSG. Meski begitu analis menilai belum ada risiko trading halt yang terdeteksi.
Rupiah tembus Rp17.105, BI tegaskan stabilitas jadi prioritas utama
Rupiah melemah ke Rp17.105/USD, BI prioritaskan stabilitas dengan strategi moneter di tengah ketidakpastian global dan konflik Timur Tengah.
IHSG Konsolidasi? Intip Peluang Saham BREN, TOBA, CTRA Hari Ini!
IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di rentang 8.080-8.180. Saham pilihan: BREN, TOBA, CTRA. Investor menanti data cadangan devisa dan pidato The Fed.
- 1
- 2










