IHSG menguat 1,10% ke 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026) setelah sebelumnya selalu ditutup di zona merah sepanjang pekan.
Tag: saham BMRI
Indeks Bisnis-27 ditutup turun, saham INCO, MBMA hingga MAPI tetap melaju
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.
Rekomendasi saham untuk investor kala net sell asing tekan rupiah
Investor disarankan fokus pada saham fundamental kuat seperti BBRI, BMRI, TLKM, dan ADRO untuk caristyle.co.id sell asing yang menekan rupiah dan IHSG.
IHSG dibuka melemah sentuh 7.367, saham BBRI, BMRI, hingga MEDC kompak merah
IHSG dibuka melemah ke 7.367, saham BBRI, BMRI, MEDC turun. Pelemahan rupiah dan harga minyak tinggi jadi sentimen negatif.
Daftar 10 top laggards sepekan: BREN, BYAN hingga bank big caps tekan IHSG
Saham BREN dan BYAN menjadi penekan utama IHSG dengan koreksi masing-masing 13,12% dan 13,59%, menekan indeks sebesar 26,78 dan 26,67 poin.
IHSG ditutup melemah, saham BBCA, CUAN, hingga MDKA ambrol
IHSG melemah 0,08% ke 7.091,67 pada 30 Maret 2026, dengan saham BBCA, CUAN, dan MDKA turun. Ketegangan Timur Tengah mempengaruhi pasar.
IHSG diproyeksi menguat hari puasa pertama (18/2), rekomendasi saham BUVA hingga PANI
IHSG diprediksi menguat pada hari puasa pertama, 19 Februari 2026, dengan rekomendasi saham BUVA, COIN, INET, dan PANI untuk strategi “Buy on Weakness”.
Sinyal dividen jumbo bluechips, mampukah jadi magnet investor asing?
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
Saham PANI hingga Prajogo Pangestu bawa IHSG hari ini (19/1) tembus ATH baru 9.133,87
IHSG ditutup menguat 0,64% ke ATH baru 9.133,87 pada 19 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar Rp16.670 triliun. Saham BUMI, BBCA, dan BBRI aktif diperdagangkan.
Kaleidoskop 2025: Saham perbankan jadi penghuni baru pemberat IHSG
Saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI menjadi pemberat IHSG 2025, dengan koreksi signifikan yang menghambat laju indeks hingga 7,62%.










