
caristyle.co.id – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat adanya surat utang milik PT Indosat Tbk (ISAT) yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.
Surat utang yang dimaksud adalah Obligasi Berkelanjutan I tahap IV tahun 2016 seri E (peringkat idAAA) senilai Rp 201 miliar. Serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan I tahap IV tahun 2016 seri D (peringkat idAAA(sy)) senilai Rp 54 miliar. Obligasi dan sukuk tersebut akan jatuh tempo pada 2 September 2026.
“Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal, dengan posisi kas dan setara kas per akhir Maret 2026 tercatat senilai Rp 5,6 triliun,” ujar Ayuningtyas Nur & Fella Vina, Analis Pefindo dalam keterangan resmi dikutip Kamis (4/6/2026).
Investor Bisa Kantongi Rp 46.200, Hari Ini Cum Dividen Saham AADI, Harga Turun 27%
Selain itu, Pefindo mencatat bahwa perusahaan memiliki fasilitas kredit yang belum digunakan senilai Rp 7,8 triliun pada akhir Maret 2026 yang dapat digunakan sebagai sumber alternatif pembayaran apabila dibutuhkan.



